Beranda Daerah Pemkab Dharmasraya Kembali Lakukan RDT Massal

Pemkab Dharmasraya Kembali Lakukan RDT Massal

Dharmasraya
Bupati Dharmasraya Sutan Riska tuanku Karajaan bersama Forkopimda jelang pelaksanaan Rapid test Massal di lingkungan Kemenag setempat

Beritanda1 –Menuju era New Normal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya kembali melakukan  Rapid Diagnostik Test (RDT) massal untuk memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di daerah itu.

 

RDT tersebut menyasar  seluruh pegawai di lingkup Kantor Kemenag serta pengurus, Garin, guru ngaji, imam, katib, Bilal, dan masyarakat tergabung dalam kepengurusan agama di Mesjid atau Mushala se-Dharmasraya. Kegiatan itu digelar selama dua hari di gedung olahraga Sport Center Selasa (02/06/2020).

Bupati Dharmasraya
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Karajaan Membarikan Arahan Jelang Pelaksanaan Rapid Test Massal Di Lingkungan Kemenag Setempat

Hari pertama ini dilaksanakan untuk wilayah Kecamatan Pulau Punjung. Sedangkan untuk hari berikutnya, digelar untuk Kecamatan IX Koto, Timpeh, Padang Laweh, Sitiung, Koto Baru, Tiumang, Koto Salak, Sungai Rumbai, Koto Besar, dan Kecamatan Asam Jujuhan.

“Kegiatan ini, sesuai dengan arahan Presiden RI, bahwasanya pemerintahan daerah harus memastikan kesiapan untuk masuk ke fase new normal. Makanya, dalam rangka mencegah dan menekan penyebaran Covid-19, perlu dilakukan  RDT massal dengan masif dan menyentuh keseluruh lini,” Sebut Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat meninjau langsung RDT massal tersebut.

Ia juga menjelaskan, setelah  memasuki fase new normal, masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal. Namun dengan catatan mentaati protokoler kesehatan, sesuai dengan amanat pemerintah. Seperti tidak bersentuhan dan harus menjaga jarak, wajib pakai masker serta rajin cuci tangan.

Bupati termuda itu juga berharap kepada seluruh masyarakat Dharmasaya, agar menjaga disiplin diri dalam mematuhi protokol kesehatan, sehingga dapat beradaptasi dengan situasi di tengah pandemic. Agar aktivitas lancar dan aman dari segala bentuk virus akan menyerang.

Rdt Dharmasraya
Para Pegawai Di Lingkup Kantor Kemenag Serta Pengurus, Garin, Guru Ngaji, Imam, Katib, Bilal, Dan Masyarakat Tergabung Dalam Kepengurusan Agama Di Mesjid Atau Mushala Se-Dharmasraya Sebelum Mengikuti Rdt

Bupati juga menyebutkan, diperkirakan pekan depan, aktivitas sholat berjama’ah di Masjid dan Mushalla telah dapat dilaksanakan seperti biasa. Namun tetap dengan catatan, harus tetap taat pada protokol kesehatan. Serta memastikan, bahwasanya jemaah ikut sholat merupakan masyarakat lingkungan setempat.

BACA JUGA:  Griya Cita Nusantara Siap Dukung Program Sejuta Rumah di Solok

“Mohon info ini disampaikan keseluruh masyarakat. Diharapkan juga kesepakatan kita bersama dengan satu tujuan, untuk memutus rantai penyebaran Covid 19, dan tetap disiplin, sehingga menjadi kebiasaan untuk kita lakukan, dan akhirnya kita semua dapat melewati masa sulit menghadapi pandemi,  hingga kembali kepada kehidupan normal,”  terang Raja Muda Koto Besar itu.

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya, Abdel Haq, berikan apresiasi kepada Pemkab Dharmasraya, terutama Bupati serta  tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19. Karena telah bergerak cepat dan masif dalam menyelamatkan masyarakat dari paparan virus Corona.

“Pemkab Dharmasraya tidak ada duanya dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Daerah lain baru berfikir, sedangkan Dharmasraya sudah melakukannya,” kata Abdel Haq.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, dr. Rahmadian, juga merupakan Juru Bicara (Jubir) Percepatan Penanganan Covid 19, juga menambahkan, hingga saat ini telah dilakukan RDT untuk 4.000 orang warga Dharmasraya, baik masyarakat umum, maupun pejabat pemerintahan.

Dari hasil RDT tersebut, sebanyak, 71 orang ditemukan hasil reaktif. Setelah dilakukan Swab Test di Laboratorium FK Unand Padang, maka dinyatakan sebanyak 20 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga berita ini di turunkan, sebanyak 12 orang telah dinyatakan sembuh total, sedangkan 8 orang lagi masih dalam menjalani isolasi mandiri, pungkas dr. Rahmadian. S.

Reporter: S. Hanif

Editor: Malin Marajo

Artikel sebelumyaPemkab Solok Sempurnakan Perbup New Normal Hingga 7 Juni 2020
Artikel berikutnyaMenuju New Normal, Pemko Payakumbuh Siapkan SOP Pelaksanaan Ibadah