Pelajar SD Asal Salimpek Solok Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Meninggal Dunia

covid-19 Kabupaten Solok
covid-19 Kabupaten Solok

Beritanda1 –Satu orang warga Kabupaten Solok kembali terkonfirmasi positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) pada Jum’at 26 Juni 2020.

 

Status positif baru diketahui pada Jumat pagi, setelah pasien berusia 8 tahun asal nagari Salimpek Kec. Lembah Gumanti tersebut meninggal dunia pada Rabu  malam 24 Juni 2020 sekira pukul 23 wib dalam perawatan di RSU M. Jamil Padang.


Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, menjelaskan pasien berjenis kelamin perempuan dengan status pelajar SD itu, merupakan rujukan dari RSUD Arosuka pada tanggal 22 Juni 2020.

Awalnya, pasien tersebut telah dilakukan swab test pada tanggal 22 Juni 2020 dengan hasil negatif, atau berstatus ODP. Pada tanggal pada 23 Juni 2020 kembali dilakukan swab test di Ruang Anak RS M Djamil Padang dengan hasil juga negatif. Tes ketiga pada tanggal 24 Juni 2020 kembali dilakukan, hasilnya positif yang keluar pada Jumat pagi 26 Juni 2020.

“Hasil ini, membuat data pasien positif Covid-19 Kabupaten Solok berjumlah 9 (sembilan) orang. Hingga saat ini, sudah dilakukan tes swab kepada 352 orang,” ujarnya.

Syofiar Syam juga menjelaskan, hingga saat ini, jumlah pasien meninggal berjumlah tiga orang. Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 6 orang. Yakni: 1. Laki-laki, umur 77 tahun, alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, yang bersangkutan telah meninggal dunia pada tanggal 21 April 2020 lalu. Kemudian, 2. Laki-laki, umur 69 tahun alamat Nagari Koto Baru, yang bersangkutan telah meninggal dunia di RSUD Arosuka pada tanggal 14 Mei 2020. Lalu, 3. Perempuan, umur 8 tahun alamat Nagari Salimpek, yang meninggal dunia pada tanggal 24 Juni 2020.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh adalah: 1. Perempuan, 35 tahun, alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, kontak erat dengan pasien positif an. SF (anak), dinyatakan sembuh pada tanggal 10 Mei 2020. Selanjutny, 2.
Laki-laki, 41 tahun, alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, Kontak erat dengan pasien positif an. SF (menantu) dinyatakan sembuh pada tanggal 10 Mei 2020. Lalu, 3. Laki-laki, 3 tahun, alamat Nagari surian Kecamatan Pantai Cermin, Kontak erat dengan pasien positif an. SF (cucu) dinyatakan sembuh tanggal 10 Mei 2020.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Sumbar dan Wabup Pasaman Tinjau Fasilitas Karantina di SMAN 3 Sumbar

Selanjutnya, 4. Perempuan, 49 tahun, alamat Nagari Bukit Kanduang Kecamatan X Koto Diatas, dinyatakan sembuh 22 Mei 2020. Kemudian, 5. Laki-laki, 44 tahun, alamat Nagari Koto baru, kontak erat dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 Kota Solok an. BAH, dinyatakan sembuh pada tanggal 5 Juni 2020. Kemudian, 6. Perempuan, 52 tahun, alamat Nagari Surian, kontak erat dengan pasien an. SF (istri), dinyatakan sembuh pada tanggal 9 Juni 2020.

Syofiar Syam juga menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Solok berada pada kondisi menuju New Normal sesuai dengan Keputusan Gubernur Sumatera barat No. 180-378-2020 tentang Pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (New Normal) di Provinsi Sumatera Barat. Khusus untuk Kabupaten Solok, pelaksanaan New Normal berpedoman pada Perbup No. 25 Tahun 2020, tanggal 3 Juni 2020

“Pedoman Pelaksanaan Pola Hidup Baru dalam rangka penanganan dan antisipasi Covid-19 di Kabupaten Solok dan juga dilengkapi dengan Petunjuk Pelaksanaannya dalam bentuk instruksi Bupati Solok,” jelasnya.

Syofiar Syam juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Solok untuk selalu mematuhi dan melakukan protokol Covid-19 dalam melaksanakan kegiatan serta aktivitas sehari-hari. Yakni, dengan cara selalu pakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kemudian menjaga kebersihan tangan, dengan cara sering cuci dengan sabun dan air bersih yang mengalir. Lalu menerapkan etika batuk dan bersin, dengan cara menutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam atau tisu.

“Untuk meningkatkan imun tubuh, kita harapkan masyarakat menjaga kesehatan dan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta lakukan olahraga ringan,” ungkap Syofiar Syam.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...