Peduli, Bupati Hendrajoni Bangun Panti Asuhan Muhammadiyah di Pessel

Hendrajoni
Menandai pembangunan pembangunan Panti Asuhan Muhammadiyah, Bupati Pessel Hendrajoni melakukan peletakan batu pertama, Senin 6 Juli 2020

Beritanda1 –Untuk menjunjung tinggi rasa kepedulian antar sesama, khususnya Anak Yatim dan warga kurang mampu di Kabupaten Pesisir Selatan, Bupati Hendrajoni meresmikan pembangunan Panti Asuhan Muhammadiyah, Senin 6 Juli 2020.

 

Kegiatan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Hendrajoni di atas lahan seluas 1.656 M2, yang berlokasi di Rawang Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.

“Pembangunan Panti Asuhan Muhammadiyah ini bertujuan untuk membantu Anak Yatim dan masyarakat kurang mampu dengan harapan agar mereka tidak terlantar. Dengan telah dihibahkan tanah Pemda ini, kedepan kami berharap agar pembangunannya dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya di sela-sela kegiatan tersebut.

Bupati Hendrajoni
Menandai pembangunan pembangunan Panti Asuhan Muhammadiyah, Bupati Pessel Hendrajoni melakukan peletakan batu pertama, Senin 6 Juli 2020

Ia berharap, kepada donatur atau masyarakat yang peduli agar ikut pula berdonasi agar pembangunannya dapat diselesaikan secepatnya. Sebab, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut mencapai Rp.2,9 miliar.

“Karena dananya cukup besar, saya secara pribadi ikut membantu Rp.100 juta dan Ibu Lisda Rp.300 juta. Sedangkan dari Pemkab Pessel bakal kami anggarkan pula sebesar Rp.200 juta. Tolong dicatat ya Pak Sekda,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU-PR setempat, Era Sukma Munaf yang juga selaku ketua panitia pelaksana pembangunan dalam laporannya menyebutkan, Panti Asuhan Muhammadiyah dibangun atas hibah tanah Pemkab Pesisir Selatan.

“Bangunan ini bakal berdiri dua lantai dengan daya tampung sekitar 96 orang. Dengan total anggaran sebesar 2,9 miliar yang bersumber dari BAZNas dan hibah daerah, termasuk juga provinsi,” katanya.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan, Syamsainir, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada Bupati Hendrajoni dan seluruh stakeholder terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kami berharap apa yang sudah direncanakan saat ini bisa berjalan dengan baik. Tujuannya agar dapat membantu anak-anak yatim piatu dan kaum duafa di daerah ini,” ucapnya.

BACA JUGA:  Bandit di Cokok Polisi Pessel, 14 Paket Ganja Kering Diamankan

Menurutnya, pendirian panti asuhan di Kota Painan sudah direncanakan sejak 2004 bertempat di Jalan Darwis, Painan. Namun, karena terbentur anggaran sehingga kondisi tersebut kembali di laporkan ke Bupati Hendrajoni.

“Dan ternyata niat kami ini mendapat sambutan positif dari Bapak Bupati, dan kami mendapat hibah tanah di lokasi ini dengan ketua panitia pembangunannya langsung dipercayakan kepada Kepala Dinas PU-PR,” katanya.

Bupati Pessel Hendrajoni
Bupati Pessel Hendrajoni bersama Forkopimda selepas peletakan batu pertama pembangunan Panti Asuhan Muhammadiyah Pessel

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terimakasih karena anak-anak Panti Asuhan bakal disekolahkan hingga ke perguruan tinggi. “Saat ini jumlah anak yatim sebanyak 23 orang, dan yang tertampung di asrama sekitar 16 orang, selebihnya masih tinggal di rumah,” tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan kepada masyarakat jika menemui ada anak yatim dan para duafah yang terlantar segera dikirim ke panti asuhan.

“Tujuannya agar mereka bisa mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak. Sebab, kami juga memiliki beberapa orang dewan penyantun di panti asuhan ini,” ucapnya.

Reporter: Okis Rockin

 

Facebook Comments

loading...