PDIP Kab. Solok Digenggaman Zamroni

AROSUKA – Nyaris tanpa pecitraan dan publikasi, bahkan terkesan hening menjelang dilaksakan suksesi kepemimpinan partai berlambang banteng moncong putih itu, tiba-tiba Zamroni SH dikhabarkan telah menjadi ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Solok periode 2019 -2024.

Ucapan selamat tentu saja mengalir deras dari banyak kalangan dan relasi. Apalagi berita tentang amanah yang diterima anggota DPRD Kabupaten Solok ini sekonyong-konyong menjadi sebuah surprise bagi masyarakat daerah penghasil bareh itu.

Terutama bagi konstituen partai yang dominan dengan warna merah itu, kehadiran Zamroni yang familiar dengan panggilan Aji ini adalah sesuatu yang mengejutkan karena mampu mengambil alih tampuk kepemimpinan PDI P melalui Musyawarah Daerah (Musda) beberapa waktu lalu.

Bagi Aji Zamroni, kepercayaan yang diberikan kader dan pengurus partai lainnya menjadi sebuah tantangan untuk bagaimana membangun dan mengembangkan partai besutan Megawati Soekarno Putri itu di ranah Solok Nan Indah dengan porsi yang lebih mengakar dikalangan masyarakat.” Kita merasa tertantang untuk mampu membangun partai PDI P yang selama ini sudah semakin dikenal dan di cintai masyarakat,” ujar Aji Zamroni, Rabu (30/7) di Arosuka.

Aji bahkan menepis anggapan usaha “pengambilalihan” posisi ketua dari ketua sebelumnya, Hendri Dunan, lebih disemangati oleh aroma Pilkada yang akan digelar tahum 2020 nanti. Anggota Komisi C DPRD yang dekat dengan para wartawan dan LSM itu bahkan mengaku belum terlintas dipikirannya untuk mengikuti kontestasi pemilihan Bupati Solok mendatang. ” Ah, janganlah berangan-angan. Belum saatnya (maju Pilkada),” tampiknya.

Ia justru berpikir akan menitipkan partai PDI P kepada calon-calon bupati Solok yang memilkki potensialitas untuk menang dalam Pilkada untuk bersama-sama membesarkan partai. ” Melalui mekanisme dan rekrutmen yang jelas, PDI-P pasti akan memberikan mandat kepada bacalon yang berpotensi untuk menang di Pilkada,” ujarnya

BACA JUGA:  Tokoh Peduli Penyandang Disabilitas Tingkat Sumbar Itu Bernama Yulidarti

Dengan tertawa suami Desnita itu menolak kalau kemudian dirinya diasumsikan ingin maju dalam Pilbup Solok tahun 2020 dengan mengambil posisi ketua partai yang notabene memiliki modal 2 kursi dalam Pileg 2019.

Menurutnya, kerja keras dalam periode kepemimpinan mendatang adalah bagaimana membumikan PDI-P di Kabupaten Solok. Bukan berarti pada kepemgirusan sebelumnya partai berlambang Banteng Moncong Putih itu belum berkembang, tetapi menurut ayah lima orang anak kelahiran Kayuaro pada 6 Juni 1969 itu, ingin bagaimana Solok nan Indah identik dengan PDI P.

Tidak ingin berjanji muluk-muluk, Zamroni ingin bagaimana PDI P lebih mengambil peran dalam setiap derap dan gezah pembangunan di Kabupaten Solok. Dalam kaitan dengan ikon daerah yang mengedepankan empat pilar pembangunan, dengan visi dan komitmen yang kuat Zamroni hendak menjadikan Kabupaten Solok sebagai destinasi bagi banyak daerah untuk melakukan perbandingan.

Sementara secara politis, Zamroni yang terpilih lagi sebagai anggota DPRD periode 2019-2024, berleomginan kuat untuk menjadikan PDI P sebagai kendaraan politik yang humanis dan selalu mengedepankan kepentongan dan aspirasj masyarakat. ” Kita akan berdayakan kader dan pengurus agar bagaimana kelak PDIP mampu meningkatkan kapasitas dengan perolehan kursi DPRD pada Pileg 2024 mendatang,” tekadnya.

Cara untuk mencapai ketujuan realitis itu, menurut anggota dewan dua periode asal pemilihan Solok 1 ini, selain memberdayakan kader dan pengurus, pihaknya segera melakikan konsolidasi ke dalam hingga kemudian memgunjungi masyarakat di pelosok nagari. ” Dengan rasa kita bangun kebersamaan,” ucapnya. (*)

Facebook Comments

loading...