Pastikan Maju di Pilbup Solok, Nofi Candra: Selesaikan Amanah Dulu, Baru Melangkah ke “Wilayah” lain

55
Nofi Candra

AROSUKA – Konstelasi politik lokal menjelang digelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 semakin dinamis. Fenomenanya, pemilihan Bupati Solok menjadi semakin seksi untuk diperburukan. Gejala tersebut tampak dari semakin banyaknya sosok yang mengatasnamakan sebagai kontestasi yang muncul atau sengaja dimunculkan agar masuk dalam bursa pemilihan bupati mendatang.

Dari sejumlah nama tokoh yang diapung-apungkan, tersiar pula khabar tentang tokoh yang sejatinya mengapung sejak awal, justru dihembuskan tidak jadi maju karena faktor kemunculan tokoh tertentu dari wilayah geografis yang sama, atau karena pertimbangan kalah pamor?

Meski sebatas rumors, tetapi isu itu menjadi bola liar diantara warna dan selera kepemilihan untuk kepala daerah di Kabupaten Solok yang masih selalu mengedepankan sentimen primordial, sehingga dikotomi wilayah kerap menjadi syarat tidak tertulis untuk merepresentasikan keterwakilan pemilih.

Salah seorang kandidat yang terkesan ‘dibelokkan’ langkah politiknya dari aspek opini, diantaranya adalah Nofi Candra. Kendati perasaan “dibelokkan” itu tidak langsung keluar dari mulut Komisaris Utama PT Bakerindo Tetap Jaya Jakarta itu, tetapi dari rumors yang menggelinding lebih mengungkapkan tentang keraguan sikap Nofi Candra, yang sekonyong-konyong rumors itu menjadi informasi terbalik untuk membendung populeritas dan niat anggota DPD RI itu. Padahal sejak subuh-subuh buta sudah dinyatakan, pemilik NC Plaza itu tidak maju lagi sebagai Senator atau tidak bertarung dalam Pileg 2019, justru karena ingin fokus berjuang untuk Kab. Solok agar semakin berkembang.

BACA JUGA:  Kisah Korban Kerusuhan Wamena Papua: Mimpi Aneh Sang Ibu (2)

Paling tidak khabar hambar itu sudah sampai ketelinga salah seorang anggota Kelompok tani yang bergerak dibidang ekonomi kreatif di wilayah kecamatan Lembah Gumanti. Tanpa menyebut jatidirinya, ia mengaku kosentrasinya untuk ikut memperjuangkan nawaitu Nofi Candra menjadi Bupati Solok periode 2021-2024, sangat terusik ” Apa benar pak Nofi Candra tidak jadi maju di Pilkada Solok?” ujarnya pada sebuah waktu.

Makna yang tersirat dengan dikembangkannya opini Nofi Candra tidak jadi maju di Pilbub
Solok, tentu saja menggambarkan pengkaburan cita-cita anggota DPD RI itu secara politis. Opini hambar itu kemudian semakin disamar-samarkan dengan mengangkat khabar burung tentang peluang besar NC lebih berada di Pilwako Solok dibanding Pilbup Solok . ” Kans Nofi Candra lebih besar di bursa pemilihan walikota Solok dibanding harus berkompetisi untuk memperebutkan kursi bupati Solok,” begitu bunyi analisa-analisa sejumlah sumber ketika menerawang atmosfir politik di dua daerah bertetangga yang auranya sama-sama semakin dinamis.

Untuk memastikan kemana langkah politik tokoh muda Solok yang menyukai tantangan baru itu, tentulah dirinya sendiri. Belum ada pihak lain yang berhak menyuarakan narasi politiknya untuk kemana akan melangkah setelah selesai menjalankan tanggungjawab sebagai anggota DPD RI. ” Sebenarnya masih terlalu dini kita membicarakan Pemilihan Kepala Daerah. Tangungjawab saya masih ada sampai 30 September sebagai anggota DPD,” kata NC untuk menggabungkan akronim Nofi Candra dengan tagline New Chalenge (tantangan baru)

Menurut suami Hj. Devi Femiyanti, SE itu, saat ini dirinya lebih fokus menyelesaikan amanah 5 tahun yang dipercayakan masyaralat Sumatera Barat kepadanya sebagai anggota DPD-RI periode 2014-2019. ” Kita selesaikanlah dulu amanah masyarakat, baru kemudian melangkah ke wilayah pengabdian yang lain. Kita berjalan tentu sesuai dengan niat awal. Setelah itu, kita baru bicara masalah Pilkada,” tegasnya.

BACA JUGA:  Peringati Haornas 36, Bupati Gusmal Berikan Bonus Kepada Atlit dan Pelatih Berprestasi

Tetapi untuk sekedar menegaskan sikap, untuk memastikan keraguan masyarakat tentang kemana Nofi Candra setelah menyelesaikan tugasnya sebagai wakil daerah di Senayan Jakarta, putra H. Syukri yang dikenal sebagai pemilik pabrik Jagung Hybrida itu akhirnya mengeluarkan statemen yang confident. ” Iya, Insya Allah maju di Pemilihan Bupati Solok. Pada waktunya, kita akan deklarasi soal Pilbup ini,” jawabnya pasti.

Menyertai penegasan itu, Nofi Candra serta merta mengungkapkan terimakasihnya kepada masyarakat yang telah mempercayainya memikul amanah sebagai senator RI asal pemilihan Sumbar selama lima tahun. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya sebagai wakil daerah, NC memastikan telah berbuat lebih dari cukup untuk kemajuan pembangunan di daerah. ” Dengan niat yang bersih dan atas kepercayaan berikutnya, kita akan berjuang untuk kemajuan yang lebih konkrit di Kabupaten Solok,” paparnya pasti.

 

 

Loading...
loading...