Pasien Positif Covid19 Meninggal, Tim Gugus Tugas Kabupaten Solok Lakukan Tracking

239
Covid-19
Covid 19 kabupaten Solok

Beritanda1 Warga  Nagari Koto Baru Kec. Kubung, yang positif terinfeksi Covid19 berdasarkan hasil tes swab Labor Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang (FK Unand), Jumat (15/5/2020), menambah daftar kasus positif Covid 19  di Kabupaten Solok menjadi 7 orang.

Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid19 Kab. Solok Syofiar Syam menyebutkan, almarhum BI (69), laki-laki, pensiunan Pemko Solok, semula berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan telah dilakukan rapid tes dengan hasil negative. Namun sehari sebelum hasil Swab tes keluar, BI meninggal pada Kamis (14/5/2020) saat pasien sedang menjalani perawatan di RSUD Arosuka dan dikuburkan di pandam pekuburan keluarga. ” Prosesi penguburan jenazah  memakai perlengkapan APD seadanya, tapi masih ada yang tidak, ” kata Syofiar Syam, Sabtu (16/5/20).

Jubir Covid 19 yang juga kabag Humas Pemkab Solok itu merunut riwayat penyakit yang dialami BI. Pasien pernah dirawat di RS M Natsir Kota Solok, Semen Padang Hospital (SPH) dan terakhir di RSUD Arosuka, Kabupaten Solok. Sebelumnya, BI juga pernah menjalani rapid test di RS M Natsir dan SPH, dengan hasil kedua tes menunjukkan negatif.

“  BI masuk ke IGD RSUD Arosuka pada Rabu (13/5/2020), dengan keluhan penyakit paru-paru dan kemudian dirawat di ruang interne,” jelasnya

Sehari berada di RSUD Arosuka,  Kamis  (14/5/2020) pagi, kondisi kesehatan pasien drop. Pasien BI direncanakan menjalani tindakan operasi pengeluaran cairan pleura. Pihak RSUD Arosuka menganjurkan dilakukan tindakan isolasi. Namun pihak keluarga meminta tidak diisolasi, dengan alasan sudah menjalani dua kali rapid test  dengan hasil negatif. Kelaluannya,  pasien akhirnya dirawat di Ruang Paru Interne.

BACA JUGA:  Nofi Candra: Perantau S3 Diharapkan Berkolaborasi Dengan Tokoh di Kampung Halaman

Pada Sekira pukul 08.00 WIB, pasien BI akhirnya meninggal. Salah seorang dokter di RSUD Arosuka menganjurkan pengambilan sampel swab. Setelah dilakukan swab, pihak RSUD Arosuka menyimpulkan untuk penyelenggaraan jenazah dengan protokol Covid-19, namun pihak keluarga juga menolak.

Almarhum dimandikan oleh keluarga mamakai alat pelindung diri (APD) seadanya,  berupa mantel plastik dan hanscoen (sarung tangan). Namun tidak semua yang memandikan jenazah memakai APD, apalagi APD khusus. Pemakaman almarhum juga tidak dilakukan dengan protokol pemakaman Covid-19.

“ Pada Sabtu ini (16/5), tim gugus tugas Kabupaten Solok akan dilakukan tracking terhadap yang melakukan kontak erat langsung dengan BI, termasuk melakukan pengambilan sampel swab,” ucap Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam

Dijelaskan, dengan adanya tambahan satu pasien positif ini, daftar warga Kabupaten Solok sudah  tujuh orang positif Covid-19. Rinciaannya, lima pasien positif asal Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin dan satu pasien positif asal Nagari Bukik Kanduang, Kecamatan X Koto Diateh. Dari jumlah itu, dua meninggal, tiga sudah sembuh, satu dirawat di Semen Padang Hospital dan satu orang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor     : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...