Pasca Ditetapkan Zona Kuning, Pessel Kembali Tutup PBM Tatap Muka

covid-19 Pessel
Jubir Covid-19 Pessel Rinaldi

Beritanda1 –Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), berencana bakal menutup kembali atau meniadakan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), pasca adanya penetapan zona kuning oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

 

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan Suhendri menyebutkan, seiring dengan adanya temuan baru kasus positif Covid-19 dari Pessel, maka PBM SMP bakal kembali dilakukan secara online di rumah.

“Ya, hal ini seiring dengan adanya temuan baru kasus positif Covid-19 dari Pessel. Perubahan zona itu telah ditetapkan oleh Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Barat,” ucapnya pada wartawan di Painan, SeninĀ  3 Agustus 2020.

Sebelumnya, Kabupaten Pesisir Selatan telah menerapkan PBM tatap muka bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan SMP sejak 13 Juli 2020. Namun, untuk SD hanya berjalan 2 hari dan selanjutnya kembali di evaluasi sesuai surat edaran empat menteri.

Sedangkan untuk siswa tingkat SMP, PBM tatap muka tetap dilaksanakan dengan menggunakan metode sift, tiga hari belajar di rumah dan tiga hari tatap muka. “Proses PBM tetap mengacu pada protokol kesehatan penanganan Covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengganti kembali pola PBM SMP dari tatap muka ke dalam jaringan (daring), pihaknya telah menyiapkan Surat Edaran (SE) Bupati. SE itu, kata dia, secara resmi bakal disampaikan pada Senin 4 Agustus 2020.

“Kami juga telah memberitau secara lisan maupun pesan singkat pada seluruh sekolah agar menyampaikannya pada orang tua murid,” katanya.

Seperti diketahui, Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Barat menetapkan Pesisir Selatan sebagai zona kuning yang sebelumnya berstatus zona hijau. Penetapan itu sejalan dengan adanya penemuan kasus baru warga perantau Purwakarta, asal Kambang, Kecamatan Lengayang.

BACA JUGA:  Pengurus PSTI Kab. Pasaman Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurusnya

Warga bersangkutan merupakan seorang perempuan, 49 tahun, diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melalui pemeriksaan tes PCR di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Jumat, 31 Juli 2020.

“Ketika itu yang bersangkutan hendak kembali ke Purwakarta setelah selama 10 hari berada di kampung, Kambang Kecamatan Lengayang,” kata Rinaldi selaku juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Setdakab Pessel, Rinaldi.

Namun, kata Rinaldi, seharusnya yang bersangkutan tidak masuk sebagai daftar pasien dari Pessel. Sebab, tercatat sebagai pasien dari kluster Purwakarta, sesuai alamat KTP. Selain itu, ia pun belum sampai 14 hari berada di kampung halaman.

Karena itu, pihaknya meminta pada Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Barat, kembali menetapkan Kabupaten Pessel sebagai zona hijau. Tak hanya itu, Dinas Kesehatan setempat juga telah melayangkan surat pada Dinas Kesehatan Sumatera Barat untuk perubahan status tersebut.

“Hingga kini belum ada perubahan status seperti yang kami harapkan tersebut. Padahal surat sudah dikirimkan kemarin, Sabtu, 2 Agustus 2020. Hari ini kami bakal lihat kembali perkembangannya. Apakah berubah atau tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 14 orang warga Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menjalani isolasi mandiri, setelah di tracking memiliki kontak erat dengan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Setdakab Pessel, Rinaldi mengatakan, satu pasien positif tersebut tercatat sebagai warga baru. Sebab, sudah lama merantau dan tercatat sebagai warga tetap Purwakarta, Jawa Barat.

Pasien diketahui positif, berdasarkan keterangan dari Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumbar, saat yang bersangkutan hendak balik ke Purwakarta melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat 31 Juli 2020 pagi.

“Hasil tracking sementara ada 14 orang kontak erat. (Saat ini sudah menjalani) Isolasi mandiri),” ujarnya pada wartawan.

BACA JUGA:  Bupati Hendrajoni Kembali Terima Aset Senilai Rp5,6 Milyar dari Kementerian PU-PR

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...