Pasarkan Produk UMKM, Pemkab Solok Kerjsama dengan Organisasi Masyarakat Minang

Produk
Bersana ketua Dekranasda Bupati Solok H. Gusmal berkesempatan meninjau produk unggulan UMKM yang dibawa peserta sosialisasi, Kamis (23/7) di Arosuka

Beritanda1 – Produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)  Kabupaten Solok bakal dipasarkan melalui organisasi perantau di tingkat Nasional dan Internasional.

 

Langkah ini, dari sisi orientasi terasa gagah benar. Terobosan yang dilakukan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Solok cukup mengejutkan. Apalagi model kerjasama pendistribusian pemasaran tersebut didukung oleh Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Provinsi Sumbar.

Karena alasan itu, pantas saja bupati Solok H. Gusmal menyampaikan terimakasih Kepada Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau provinsi Sumbar yang sudah menggagas kegiatan yang berkerjasama dengan Bagian Kerjasama daerah dan Dinas Kopreindag Kab Solok untuk  membantu mempromosikan produk UMKM Kab Solok. ” Melalui agenda kerjasama pemasaran ini, diharap para pelaku UMKM mempunyai optimisme yang tinggi dan harus bisa mencari pasar sendiri, ” kata bupati Solok.

Hal itu diungkapkan Gusmal ketika membuka Sosialisasi Penyampaian Produk Unggulan UMKM yang akan dikerjasamakan pendistribusiannya melalui organisasi masyarakat Minang dan Koperasi Rantau, Kamis (23/7) di Gueshouse Arosuka.

Selain Bupati Solok, ikut hadir pada kesempatan Kepala Bagian Kerjasama Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Prov Sumbar Aschari Cahyaditama,S,STP,M,Soc,Sc,PH.d, Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Ny. DesnaDefi Gusmal, Kadis Koperasi, UKM, perindustrian dan perdagangan Eva Nasri, Kabag Kerjasama Daerah Devi Pribadi dan sejumlah  Pelaku UMKM Se-Kabupaten Solok.

Solok
Didampingi ketua Dekranasda serta Kadis Koperindag, Bupati Solok H. Gusmal berkesempatan meninjau produk unggulan UMKM yang dibawa peserta sosialisasi, Kamis (23/7) di Arosuka

Dalam hal pemasaran produk, Bupati Solok mengingatkan pelaku UMKM  supaya tetap memperhatikan penampilan dan kemasan produk agar menarik minat konsumen. ” Produk harus berkualitas unggul agar bisa bersaing dengan kompetitor lain, serta kualitas rasa harus juga diperhatikan,” ingat Bupati Solok.

Kemudian soal harga, juga diwanti-wantibagar jangan terlalu mahal dari produk lain. Dengan demikian, ia berharap Sosialisasi kerjasama ini dapat ditindak lanjuti oleh Dinas Koperindag dan bagian Kerjasama Daerah,   agar permasalahan pemasaran produk UMKM dapat teratasi.

BACA JUGA:  Diskoperindag Pessel: Kerugian Kebakaran Pasar Kuok Capai Rp. 1,4 Miliyar

Terhadap harapan bupati Solok itu, Kepala Eva Nasri menjelaskan, sosialisasi bertujuan untuk mempromosikan produk-produk2l unggulan UMKM Kab Solok yang berjumlah sedikitnya 3000 UMKM, tetapi yang dapat hadir hanya sekitar 40 UMKM.

Disebutkan, selama ini salah satu yang menjadi permasalahan dan kendala dalam pengelolaan Produk UMKM adalah pemasaranya. Terlebih dengan terjadi pandemi Covid-19 yang melanda daerah kita sejak 5 bulan yang lalu,  membuat UMKM kita tidak bergerak dan terkena dampak yang cukup serius. ” Dalam hal pemasaran, kita juga sudah melakukan kerja sama dengan Aplikasi Buka Lapak untuk memasarkan produk UMKM, namun dibatasi hanya 5 produk saja,” jelas Eva Nasri.

Mengiringi pembukaan oleh bupati Solok, para pelaku UMKM mengikuti  sosialisasi yang dipandu Kabiro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Provinsi Sumbar.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...