Pasar Payakumbuh Terancam Tutup, Wali Kota Riza Falepi: Tidak Pakai Masker, Larang Masuk Pasar

pasar
Suasana pasar kota Payakumbuh (foto: istimewa)

Beritanda1 – Melihat gejala kerumunan warga di pasar bertingkat, di mini market, di toko swalayan dan di pusat perbelanjaan barang kebutuhan sehari-hari di Pasar Ibuah dalam tiga hari terakhir, memicu kekhawatiran semakin merebaknya Covid-19 di Kota Payakumbuh.

Menurut Wali Kota Payakumbuh H. Riza Falepi, andai kerumunan tersebut tak dapat dibendung, kemudian pembeli dan penjual tidak disiplin memakai masker,  pihaknya bisa saja menutup pasar dan tempat-tempat perbelanjaan tersebut.

Dalam kapasitasnya sebagai ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Payakumbuh, Wali Kota Riza Falepi mendesak Dinas Koperasi Dan UKM bersama tim gugus tugas, untuk menertibkan semua pengunjung pasar dan pedagang, agar tetap disiplin memakai masker dan menghindari kerumunan.

“Usir dan larang warga masuk pasar  jika tidak pakai masker,” tegasnya dihadapan  sejumlah awak media, di balaikota, Selasa (19/5).

Wali Kota mengaku, dirinya cukup prihatin dengan kerumunan disetiap pusat perniagaan serta di ministore, terutama di toko-toko pakaian di Jalan Sukarno-Hatta. Banyak pedagang dan pembeli mengabaikan protokol kesehatan, tidak memakai masker. Ia menilai, ketentuan social dan physical distancing, kelihatan tidak jalan sama sekali.

Melihat longgarnya penerapan PSBB itu, Wali Kota Payakumbuh mengkhawatirkan penyebaran virus corona bakal tak terbendung. Wali Kota berkeyakinan, kasus positif Covid-19 di kota ini, bakal meningkat. Apalagi, antusias warga berbelanja sepekan jelang Idul Fitri 1441 H, bakal meningkat dan sulit menertibkannya.

Mensiasati gejala itu,  Riza Falepi menghimbau warga yang ke pasar, terutama yang datang dari daerah tetangga, mari bersama-sama memelihara dan meningkatkan disiplin, melaksanakan protokol kesehatan tersebut.

Menurut dia, jika kasus Covid-19 naik tajam, ancaman kematian di depan mata, karena terbatasnya tenaga kesehatan dan APD. Untuk itu, wali kota mengajak semua elemen masyarakat, bersama-sama mengurangi aktifitas keluar rumah.

BACA JUGA:  6 Warga Pesisir Selatan Kembali Positif Covid-19, Ini Rinciannya

Terkait itu, Kadis Koperasi UMKM Payakumbuh yang diminta konfirmasinya, membenarkan rencana penutupan pasar setempat.

“Benar, saya sudah mendapat perintah dari Wako Payakumbuh untuk menutup pasar, Mulai tanggal 23 Mei, pukul 22.00 Wib sampai 29 Mei 2020, pasar rencananya kita tutup. Surat edarannya sudah ditandatangani walikota,” ungkap Dahler yang juga Ketua Pemuda Pancasila Payakumbuh ini.

Menurut Dahler, seluruh petugas trantib pasar, gugus tugas, serta Satpol PP dikerahkan menertibkan pengunjung pasar. Mereka yang tidak pakai masker dilarang masuk pasar.

“ Pokoknya, penerapan PSBB akan diperketat,” tutup Dahler.

Reporter: Diko Rahmad

 

 

Facebook Comments

loading...