Parah, PDAM Rugi Tiap Bulan. Ini Kata DPRD Pasaman

70
Lubuk Sikaping –Komisi II DPRD Pasaman meminta manajemen Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Pasaman agar meningkatkan pelayanan dan kwalitas air yang sampai ke rumah konsumen. Karena kwalitas air perusahaan itu dinilai kurang bagus.
“Kita minta manajemen agar meningkatkan pelayanan dan kwalitas air yang sampai ke rumah konsumen. Sehingga konsumen tidak mengeluh dan beralasan lagi untuk membayar rekening air” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Pasaman, Yulisman saat memimpin rapat dengan manajemen PDAM Pasaman, Jumat 6 Desember 2019 siang.
Rapat Komisi II bersama PDAM Pasaman dihadiri Wakil Ketua DPRD, Danny Ismaya, Ketua Komisi II, Rudi Apriasi, anggota Komisi II, Ristawadi, Aprial, Welly Suheri, Kadapi.
Menurut Yulisman, hingga saat ini PDAM tiap bulannya merugi sekitar Rp100 juta, kerugian itu untuk menutupi gaji kariawan 97 orang, operasional, penyusutan dan lainnya. Kerugian ini terjadi karena masih kurang maksimalnya penagihan rekening kepada konsumen tiap bulannya.
Terungkap dalam hearing tersebut, dari jumlah pelanggan 18.663 konsumen pendapatan rekening PDAM sebesar Rp1,1 Miliar tiap bulan. Tapi sayang yang tertagih kepada konsumen hanya sekitar 60 persen, sehingga perusaan itu terus merugi tiap bulan.
“Harusnya PDAM ini mencari untung bukan merugi, maka saya minta optimalkan penagihan dan berikan pelayanan yang baik pada konsumen” tegas Kadapi Anggota Komisi II.
Sementara itu Ketua Komisi II, Rudi Apriasi menegaskan agar PDAM lebih meningkatkan kinerjanya. Jangan setiap tahunnya berbicara rugi tapi bagaimana bisa bejiwa bisnis dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita selalu mendapat keluhan air mati, keruh dan lainnya. Kededepan kita minta seluruh persoalan ini bisa teratasi dengan baik “ujar Rudi.
Anggota Komisi II lainnya, Welly Suheri dan Ristawadi juga meminta agar kedepan PDAM Pasaman mempunyai perencaan yang baik. Dan adanya tempat pengaduan konsumen yang cepat bisa diakses dan mudah sampai kepada pihak PDAM sehingga berbagai keluhan konsumen bisa ditindalanjuti.
Sementara itu PLT Direktur PDAM, Ondaria, dan jajaran Kabag Edi Warman, Syofianol mengatakan meruginya PDAM tiap bulan Rp100 juta karena banyaknya tunggakan rekening konsumen. Rata-rata tiap bulan konsumen menunggak 40 persen dari Rp 1,1 Miliar pendapatan PDAM.
“Kedepan kita akan maksimalkan lagi penagihan kepada konsumen sehingga kerugian itu bisa ditutupi. Kita berjanji akan meningkatkan pelayanan kepada konsumen dan realisasi penagihan” janjinya.
Dalam rapat tersebut PDAM juga meminta melalui Komisi II untuk memperjuangkan penyertaan modal untuk PDAM. Penyertaan modal ini khusus untuk pembangunan instalasi dari Polsek Lubuksikaping menuju Pasar Benteng.
Reporter: M. AFRIZAL
Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

BACA JUGA:  Aktif Kampanyekan Gemarikan, Forikan Kab. Sijunjung Diganjar Penghargaan
loading...