Operasi Patuh Singgalang 2020, Satlantas Polres Sijunjung Jaring Ratusan Pelanggar

Singgalang
Kasatlantas Polres Sijunjung Iptu Ghanda Novidiningrat S.IK

Beritanda1 –Operasi Patuh Singgalang 2020 yang dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Sijunjung yang resmi berakhir pada 5 Agustus 2020 dan berlangsung selama dua pekan tersebut menjaring ratusan pengendara baik roda dua maupun roda empat dan juga mengeluarkan sebanyak 140 surat teguran.

 

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan S.IK, M.Hum melalui Kasatlantas Iptu. Ghanda Novidiningrat, Kamis (6/8) menyebutkan, selama dua pekan pelaksanaan operasi patuh Singgalang 2020 di wilayah Polres Sijunjung, setiap harinya ada pelanggar terjaring. Untuk penindakan sebanyak 215 surat tilang dan 140 surat teguran telah keluarkan.

Selain itu sebanyak 14 unit kendaraan roda dua juga berhasil diamankan  karena tidak bisa menunjukan surat kendraaan saat pelaksanaan operasi Patuh.” Untuk  kecelakaan selama Operasi patuh  Singgalang 2020 sebanyak 6 kasus dengan korban meninggal dunia satu orang , luka berat nihil dan luka ringan sebanyak 13 orang dengan kerugian materil sebanyak Rp.23.000.000,” kata Kasatlantas.

Dari jumlah pelanggar tersebut kata Iptu Ghanda, pengendara yang berstatus sebagai pelajar masih mendominasi, yakni ada sekitar 60 persen jumlah pelanggaran. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak menggunakan helm, bonceng lebih dari dua orang, tidak membawa STNK atau motornya tidak standar pabrik atau menggunakan knalpot racing.

“Sedangkan untuk pelanggar yang menggunakan roda empat,kebanyakan yang terjaring karena pengemudi tidak menggunakan sabuk pengaman dan belum memiliki SIM golongan A,” ujarnya.

Kasatlantas menjelaskan,  operasi Patuh Singgaang 2020 mengedepankan 40 persen preemtif, 40 persen preventif dan 20 persen penindakan berupa tilang dengan tetap menekankan himbauan pencegahan dan penyebaran Covid 19.

Pihaknya juga menghimbau para orang tua untuk meluangkan waktu mengawasi anaknya yang masih berstatus pelajar dan dibawah umur yang bepergian dengan menggunakan sepeda motor agar selalu mentaati peraturan lalulintas.

BACA JUGA:  Pilkada Solok. ASD Mundur, Desra Kembali Ditinggal Pasangan

“Dengan tingginya pelajar yang melanggar lalu lintas, Polres Sijunjung mengimbau kepada para orang tua agar mengarahkan putra- putrinya yang belum memiliki SIM untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor untuk hal hal yang dianggap tidak penting, mari kita patuhi peraturan lalulintas serta jaga kesehatan dan tetap waspada Covid 19, ” himbaunya.

Meski operasi Patuh Singgalang 2020 ini sudah berakhir, pihaknya berharap para pelanggar tidak mengulangi perbuatannya, supaya bisa meminimalisir kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sijunjung.

Karena menurutnya, Operasi Patuh bukan hanya penindakan. Namun  dengan momen operasi ini pihaknya ingin mengajak masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas, guna mewujudkan keamanan, kelancaran dan keselamatan Lalu Lintas di wilayah Kabupaten Sijunjung.

“Tujuan utama adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat agar memahami arti pentingnya tertib berlalu lintas. Bagi pengendara yang belum punya SIM, silahkan melakukan pembuatan SIM jika sudah cukup umur ke kantor Satlantas Polres Sijunjung ,” pungkasnya.

Reporter:  Oghay

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...