MPP Payakumbuh Sediakan Akses Khusus Bagi Difabel Dan Orang Tua

MPP
Mal Pelayanan Publik Payakumbuh ramah difabel dan lansia dengan menyedikan akses khusus bagi penyandang disabilitasdan orang tua

Beritanda – Pemerintah Kota Payakumbuh terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah pandemi Covid-19. Langkah itu dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam menempuh tatanan baru normal produktif aman Covid-19 atau  “new normal”.

Di bidang perizinan misalnya, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sudah memiliki beberapa standar pelayanan dan pola kerja yang siap diterapkan.

Terbukti, ketika Mal Pelayanan Publik (MPP) Balaikota dibuka kembali, ada perubahan mendasar  yang baru muncul, yaitu fasilitas jalur khusus bagi warga difabel. Ini sudah disiapkan jauh hari oleh Pemko dan dibangun selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan. Tak hanya itu, bahkan toilet khusus difabel juga sudah disiapkan terlebih dahulu saat MPP di soft launching pada 2019 lalu.

Wali Kota Riza Falepi mengatakan, pelayanan publik dan perizinan di Payakumbuh harus tetap berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Untuk pelayanan harus aman, yaitu menjaga jarak aman serta memakai masker. Iman, yakni menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta rajin cuci tangan pakai sabun. Imun, meningkatkan imunitas dengan istirahat yang cukup, rutin olah raga, kurangi stress, konsumsi makanan bernutrisi, termasuk perbanyak makan buah-buahan dan sayuran,” kata Wako Riza di Balaikota, Kamis (11/6).

Terhadap itu, Kepala DPMPTSP Harmayunis menerangkan,  khusus di Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai 1 balaikota Payakumbuh, pihaknya juga menyiapkan layanan mengurus perizinan melalui permohonan secara online (daring).

Setelah itu, protokol yang diberlakukan masuk ke gedung MPP,  bagi mereka yang suhu badannya di bawah 38°C. Sedangkan yang di atas 38°C, maka nama pemohon akan dicatat dan dipersilakan untuk pulang ke rumah, diminta mengecek kondisi kesehatannya lebih lanjut. Termasuk menyarankan melakukan isolasi mandiri.

BACA JUGA:  Pemkab Pessel Akan Susun Perda Pertahankan Lahan Pertanian Produktif

“Disiapkan nomor telepon petugas yang nanti akan memandu bagaimana mekanismenya kepada warga yang mengurus perizinan secara online tersebut,” terang Harmayunis yang  akrab disapa Inyiak itu.

Terkait dengan penyandang difabel dan warga yang usianya tergolong rentan Covid-19? Harmayunis menjelaskan, pihaknya sangat memperhatikan ini.

“Ada standar khusus yang diterapkan. Seperti, menyiapkan petugas untuk memandu secara maksimal agar pelayanan di MPP dapat dinikmati oleh warga, bahkan bagi difabel dan orang tua ini disiapkan akses khusus,” kata Harmayunis.

Reporter: Diko Rahmat

Facebook Comments

loading...