Mobil Operasional Manager PT. YIN Tabrakan Maut, Satu Pemotor Tewas dan Satu Balita Patah Kaki

Mobil Daihatsu Xenia BA 1412 YP yang dikemudikan Sukri Ibrahim (56) yang berprofesi sebagai Site Manager PT. YIN yang merupakan subkontraktor dari PT. Rekind dalam proyek pembangunan PLTP di Solsel terperosok setelah bertabrakan dengan sepeda motor Mio di ruas jalan Sapan Sari, Kecamatan Pauh Duo Kamis (22/8). JO

SOLOK SELATAN—Seorang pemotor tewas dalam sebuah kecelakaan di ruas jalan nasional Solsel, setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil Daihatsu Xenia di ruas jalan Sapan Sari, Kecamatan Pauh Duo Kamis (22/8). Nyawa korban yang diketahui bernama Pitsas Rianti (36) yang berprofesi sebagai  Pegawai Tata Usaha SMAN 1 Solsel tidak tertolong, karena luka berat yang dideritanya. Sementara anaknya yang mebonceng dengannya mengalami patah kaki.

Dari informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Solsel, korban bernama Pitsas Rianti (36) menggunakan sepeda motor Mio BA 6983 YH dari Pekonina membonceng anaknya Mufida Salsabila (5) menuju arah Muara Labuh. Sementara dari arah berlawanan datang Mobil Daihatsu Xenia BA 1412 YP  yang dikemudikan Sukri Ibrahim (56) yang  berprofesi sebagai Site Manager PT. YIN yang merupakan subkontraktor dari PT. Rekind dalam proyek pembangunan PLTP di Solsel dari arah Muara Labuh.

“Waktu kejadian sekira pukul 07.15 WIB, dengan kondisi jalan lurus beraspal. Akibat tabrakan satu orang meninggal dan satu anak mengalami patah kaki kanan,” kata Kasat Lantas Polres Solsel, Iptu Mardianto kepada wartawan.

Diduga, kata Mardianto, mobil Xenia tersebut  mengambil jalur ke kanan atau berlawanan arah sehingga tabrakan tak dapat dielakkan,  yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri. “Korban cidera berat di kepala,  luka robek di lutut kanan yang akhirnya meninggal. Sedangkan, anak dari korban mengalami patah kaki kanan dan dibawa ke RSUD Solsel untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Terpisah, Humas PT. YIN, Agus membenarkan jika mobil tersebut dikemudikan oleh general Manager perusahaan. “Iya benar, saat ini kami dari perusahaan di rumah korban hingga proses pemakaman selesai. Sedangkan untuk anak korban kemungkinan bakal di rujuk ke Padang untuk mendapatkan perawatan. Sekarang, kami fokus pada korban dan anaknya secara kekeluargaan dan kemudian diselesaikan administrasinya,” tutupnya.

BACA JUGA:  Cuaca Cerah, Ribuan Ummat Muslim Laksanakan Shalat Idul Adha di Gor Batu Batupang

Reporter: JO

Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...