Beranda Daerah Dharmasraya Miliki Senjata Tanpa Izin, Seorang Tersangka Kembali Ditangkap Polres Dharmasraya

Miliki Senjata Tanpa Izin, Seorang Tersangka Kembali Ditangkap Polres Dharmasraya

senjata
Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono SIK, MT, didampingi Kasat Reskrim Iptu Ferlyanto Pratama Marasin, bersama tersangka pemilik senjata api inisial PG, saat jumpa Pers di halaman Mapolres setempat, Kamis (30/9/2021)

Beritanda1– Tim gabungan  Polsek Sungai Rumbai dan Satuan Resserse Kriminal (Satreskrim)  Polres Dharmasraya kembali menangkap seorang tersangka pemilik senjata api tanpa izin, berinisial PG (25 th) warga Jorong Baru, Nagari Bonjol, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (29/9/21) sore.

Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono, SIK, MT didampingi Kasat Reskrim, Iptu Ferliyanto Pratama Marasin dan Paur Humas Ipda Marbawi, kepada media ini menyebutkan, dari tangan tersangka petugas menangamankan 3 pucuk senjata api rakitan, 30 butir selongsong amunisi berbagai jenis, dan 2 butir amunisi aktif.

“Penangkapan terhadap tersangka PG ini, merupakan pengembangan kasus atas ditangkapnya tersangka Fernando M. Rohid sesuai laporan Polisi Nomor: LP/A/151/VIII/2021/SPKT/Polres Dharmasraya/Polda Sumbar, tanggal 13 Agustus 2021 lalu, dengan sengaja membuat dan menjual senjata api (Senpi) rakitan Laras panjang yang telah diamankan bersama 4 orang rekannya, bulan Agustus 2021 lalu.” Terang Anggun, Kamis (30/9/2021) di Mapolres Dharmasraya.

Sesuai pengakuan tersangka PG, 1 pucuk senpi miliknya itu, di beli dari tersangka Fernando M. Rohid seharga Rp5,5 juta pada tahun 2014.

Senpi tersebut dipergunakan untuk menjaga kebun dari serangan hama babi. Karena pekerjaan sehari-hari PG sebagai petani. Sehingga untuk mendapatkan Senpi rakitan tersebut, dia harus harus menjual hasil kebunnya.

Kemudian satu pucuk senjata api lagi dibeli  seharga Rp 1 juta dari EKI pada tahun 2011. Sedangkan satu pucuk lagi tidak ingat kapan di beli dan harganya.

“ Adapun amunisi, ia dapatkan dari Fernando M. Rohid dengan cara membelinya seharga Rp25 ribu/butir,” kata Kapolres Dharmasraya.

Kapolres
Kapolres Dharmasraya Akbp Anggun Cahyono, Sik, Mt, Bersama Kasat Reskrim Iptu Ferlyanto Pratama Marasin, Perlihatkan Senjata Api Tanpa Izin Milik Tersangka Pg, Saat Jumpa Pers Di Halaman Mapolres Setempat

Untuk saat ini, tersangka bersama barang bukti (BB) telah di amankan di Mapolres Dharmasraya guna  dilakukan proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA:  Pagi Ini, 42 Warga Sumbar Kembali Terkonfirmasi Positif Covid-19

Atas perbuatannya tersangka dapat dijerat dengan pasal 1 ayat 1 UU darurat No: 12/1951 tentang senjata api dan bahan peledak , dengan ancaman hukuman pidana kurungan selama 20 tahun penjara.

Sebelumnya, jajaran Satreskrim Polres Dharmasraya juga telah mengamankan 5 orang tersangka memiliki senjata api tanpa izin. Para tersangka yang telah diamankan tersebut  adalah FMR, SW, ES, AA, MR.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  dari tangan tersangka inisial FMR, pihak penyidik dapat mengamankan BB, berupa 1 pucuk Senpi rakitan Laras panjang berisikan 1 butir amunisi, 1 pucuk Megasen berisikan 5 butir amunisi, 24 butir amunisi berbagai jenis, rangkaian pucuk senjata akan dirakit mulai dari alur senjata, Grendel, Laras, dan gagang senjata, serta berupa mesin bor besi, mesin gerinda, mur dan baut.

Dari tangan tersangka SW dan ES, diamankan 1 pucuk Senpi Laras panjang, dan 5 butir amunisi kaliber 7,62. Ditangan tersangka inisial AA, juga diamankan 1 pucuk Senpi Laras pendek 5 butir amunisi kaliber 35 mm, dan 1 buah tas warna loreng coklat. Sementara itu dari tangan tersangka MR juga diamankan 1 pucuk Senpi Laras pendek, dan 6 butir amunisi kaliber 38.

“Saat ini, tersangka berada di balik jeruji besi Polres Dharmaraya, untuk dikakukan proses hukum lebih lanjut. Sesuai dengan aturan negara ini, tersanka akan  dijerat dengan pasal 1 ayat 1 UU darurat No: 12/1951, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegas Anggun.

Reporter: Nif

Artikel sebelumyaDitimpa Pohon Tumbang, Jembatan Gantung Ambruk di Cubadak Pasaman
Artikel berikutnyaHambat Penyebaran Covid-19 di Sekolah, Polres Solok Gelar Vaksinasi Pelajar di SMKN 1 Gunung Talang