Miliki Gedung Baru, PMI Kota Solok Didorong Jadi Pusat Pelayanan Kegiatan Kemanusiaan Wilayah III Sumbar

158
Gunting Pita-- Ketua LKAAM Kota Solok H. Rusli Kh Sulaiman didampingi Wali Kota Solok Zul Elfian, wakil Ketua DPRD Efriyon Coneng, Ketua Bidang Pelayanan UDD PMI Pusat Roby Aditya menggunting pita, menandai peresmian pemakaian gedung baru PMI Kota Solok, Rabu (25/9).

SOLOK KOTA –Keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solok dinilai strategis sebagai pusat pelayanan dan pembinaan kegiatan kemanusiaan di Wilayah III Sumbar. Hal itu diungkapkan oleh ketua PMI Sumbar Aristo Munandar, menyusul diresmikannya pemakaian gedung baru PMI Kota Solok di sela HUT ke 74 PMI di Kampung Baru Kota Solok, Rabu (25/9).

Harapan mantan Bupati Agam ini tentu bukan tanpa alasan, menurutnya, dulu Kota Solok merupakan pusat pemerintahan sebagai pembantu gubernur wilayah III Sumbar yang meliputi Kota Solok, Kab. Solok, Solok Selatan, Sawahlunto, Tanah Datar, Sijunjung dan Dharmasraya. Ditambah dengan fasilitas unit donor darah (UDD) yang dimiliki oleh PMI Kota Solok yang kini berkembang pesat.

” Saya optimis, PMI Kota Solok bisa menjadi pusat kegiatan pembinaan dan pelayanan kemanusiaan di wilayah III ini. Tentunya dengan dukungan seluruh pemangku kebijakan di daerah ini,” ucap Aristo Munandar.

Pelaksanaan kegiatan yang digelar hari ini kata daia, merupakan bukti nyata kwalitas kepalangmerahan Indonesia  semakin tangguh khususnya di Kota Solok. Namun demikian, PMI tentunya tidak akan bisa berkiprah dengan baik tanpa dukungan masyarakat.

Apalagi ke depan tugas PMI semakin berat dan semakin luas cakupannya. Kalau dulu hanya fokus untuk donor darah saja, sekarang menjadi 8 tugas pokok sesuai dengan Uu 1 2018 terutama membantu pemerintah dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

BACA JUGA:  Mafia Klaim 765 Hektar Tanah Negara di 4 Kelurahan, BPN Kota Padang Dikadukan

” Saya sangat mengapresiasi  kepada semua pihak yang telah membantu dan mensukseskan berbagai kegiatan PMI di Kota Solok. Apalagi kemaren PMI Kota Solok mendapat Juara Umum pada Jumbara di Kota Bukittinggi, itu bukti keseriusan pembinaan yang dilakukan selama ini,” ucapnya.

Senada dengan itu, kabid pembinaan UDD PMI Pusat Dr. Roby Aditya turut menyampaikan apresiasi yang luar biasa untuk PMI Kota Solok yang sudah memiliki gedung baru nan megah tersebut.  Ditambah dengan keberadaan UDD yang menjadi  fasilitas spesial yang dimiliki. Dirinya bahkan tidak menyangka kota Solok akan memiliki gedung semegah ini.

” Dengan adanya gedung baru, pelayanan darahnya juga semakin baik. Kami ingin, produk darah PMI Kota Solok juga mendapatkan akreditasi dari BPPOM, sehingga produk darah PMI Kota Solok bisa dikirim ke seluruh dunia,” kata Roby

Terhadap harapan itu, ketua PMI Kota Solok Yutris Can menyebutkan, hadirnya gedung megah PMI Kota Solok ini tak lepas dari kepedulian Pemko Solok dan DPRD melalui alokasi dana hibah. Untuk meningkatkan pelayanan sebagai penyedia transfusi darah, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan sejumlah rumah sakit di wilayah III Sumbar.

“Alhamdulillah respon yang diberikan oleh beberapa rumah sakit yang kami hubungi sangat luar biasa. Ini tantangan bagi kami untuk memberikan layanan kemanusiaan yang lebih baik dan berkualitas ke depannya,” beber Yutris Can.

Menurutnya, meski telah memiliki sarana gedung yang memadai, namun dia berharap, PMI juga memiliki fasilitas UDD yang mumpuni dangan fasilitas yang nyaman dan higienis seperti regent. “Ada peralatan yang tidak bisa kami beli sendiri, dan itu butuh campur tangan PMI Pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Efriyon Coneng dalam kapasitasnya sebagai ketua DPRD Kota Solok  menegaskan lembaga DPRD siap berkomitmen memajukan PMI Kota Solok menjadi patron bagi PMI di daerah lain. Hal itu tentunya akan ditopang dengan adanya intervensi anggaran yang memadai untuk menunjang operasional kegiatan kemanusiaan di PMI Kota Solok. ” DPRD siap berkomitmen memajukan kegiatan PMI di masa mendatang,” ucap politis PAN ini.

BACA JUGA:  Wujudkan Solok Sadar Stunting, Kominfo Ajak Remaja Terapkan Hidup Sehat

Searah dengan itu, Wali Kota Solok H. Zul Elfian menyebutkan, PMI merupakan lembaga kemanusian yang sangat strategis. Pada banyak peristiwa, PMI selalu tampil di depan memberikan pertolongan kemanusiaan.

” Saya menyampaikan apresiasi kepada PMI Kota Solok yang sudah bekerja keras dan ikhlas untuk berjuang untuk masalah kemanusiaan,” ucap Wako.

Menurutnya, gedung saja tentu tidak cukup, tanpa kelengkapan fasilitas di dalamnya. Makanya diharapkan dukungan dari berbagai pihak. Tak hanya dari Pemko Solok namun juga dari Provinsi dan Pusat. ” Sebagai bentuk komitmen, OPD Kota Solok siap menyumbang 5 juta perbulan untuk PMI,” tegas Wako.

 

Selain peresmian gedung baru, puncak peringatan HUT PMI ke 74 di Kota Solok itu juga diwarnai dengan peluncuran aplikasi Simdodar (Sistem Informasi Donor Darah) dan  pemberian penghargaan kepada para pejuang kemanusiaan yang telah mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan. Terdiri dari 476 orang kategori donor di atas 10 kali, 89 orang pendonor di atas 25 kali,  12 orang pendonor di atas 50 kali, 9 orang pendonor diatas 75 kali dan 3 orang pendonor di atas 100 kali.

” Kita juga memberikan penghargaan kepada 4 orang purna bakti PMI Kota Solok dan 4 orang yang pengabdiannya diatas 10 tahun di PMI Kota Solok,” kata sekretaris PMI Kota Solok Ronnie D Daniel.

 

Reporter: MALIN MARAJO

Loading...
loading...