Menteri Desa PDTT Kunjungi Rumah Produksi Batik di KTM Lunang Silaut Pesisir Selatan

70
menteri
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, didampingi istri Lilik Umi Nasriah, serta Bupati Hendrajoni, membubuhi tanda tangan pada kain batik yang sedang dalam proses pengerjaan printing.

Beritanda1 – Menteri Desa pembangunan daerah tertinggal (PDTT) Abdul Halim Iskandar berkunjung ke Rumah Produksi Batik Printing Himpunan Wira Usaha Transmigrasi (HW Trans) Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kecamatan Lunang Silaut dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu 25 Juli 2020.

 

Kunjungan tersebut sekaligus memberikan untuk mendorong dan memberikan motivasi para pengrajin batik di daerah itu.

Kunjungan Menteri Desa PDTT beserta rombongan saat itu, disambut pimpinan Rumah Produksi Batik Printing HW Trans Lunang Silaut, Dewi didampingi suaminya Sunardi. Ia bahkan mengaku takjub dan tidak menyangka rombongan Menteri akan menyambangi rumah produksi batiknya. .

“Alhamdulillah, kami tak menyangka tempat ini bakal dikunjungi  Pak Menteri.  Ke depan ini bakal menjadi penyemangat bagi kami dan anggota yang bergabung pada usaha rumah produksi batik di KTM Silaut. Sebab, usaha batik ini sudah dikenal secara luas oleh masyarakat untuk dijadikan motif pakaian,” ujarnya.

Ia berharap, kunjungan tersebut benar-benar menjadi angin segar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, sehingga usaha batik yang digelutinya mampu terkenal luas dan bersaing secara global sesuai motifnya.

“Ada dua motif batik yang kami unggulkan dan kami produksi disini, yakni batik Tanah Liek, dan batik Mandeh Rubiah,” ucapnya lagi.

Terkait berapa harga per meter, kata dia, tergantung dari permintaan konsumen dan berapa banyak yang di produksi.

“Sebab, jika pemesan meminta batik tulis, harganya bakal lebih mahal atau di atas Rp500 ribu hingga Rp1 juta per meternya. Namun, jika pembuatannya dilakukan dengan cara di printing, tentu harganya lebih murah lagi. Namun, itu tergantung pada dasar kainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, didampingi istri Lilik Umi Nasriah, serta Bupati Pessel Hendrajoni, menyempatkan diri membubuhkan tanda tangan pada kain batik yang sedang dalam proses pengerjaan printing.

BACA JUGA:  Bantuan Beras Bagi 1047 KK Warga Koto Sani Diserahkan Bupati Solok

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...