Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Pessel Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

17
PAINAN–Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terkena dampak kabut asap kiriman, akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bupati Hendrajoni mengatakan, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan secara gratis di posko kesehatan yang bakal tersebar pada 20 Puskesmas di daerah setempat.
“Bagi masyarakat yang terdampak kabut asap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis nantinya. Saya sudah intruksikan seluruh Puskesmas pada masing-masing kecamatan termasuk RSUD,” ujarnya pada wartawan di Painan, Senin (23/9).
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pessel Satria Wibawa mengatakan, polusi udara di Pesisir Selatan bisa dibilang parah ditambah dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh yang dapat menimbulkan ISPA, karena kemampuan paru-paru dan saluran pernapasan berkurang.
“Benar, terkait kondisi ini kami sudah instruksikan Kepala Puskesmas se Kabupaten Pesisir Selatan, Dirut RSUD M.Zein Painan dan RSUD Pratama Tapan agar ikut mensosialisasikan kewaspadaan terhadap kabut asap,” katanya.
Hal itu seiring surat himbauan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar No.441.1880/Kesmas-3/IX/2019 tanggal 13 September 2019 perihal kesiapsiagaan terhadap kabut asap dan memperhatikan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Sumatera Barat menunjukan peningkatan polutan akibat rendahnya curah hujan, adanya kiriman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dari provinsi tetangga dan beberapa titik api di wilayah Provinsi Sumbar.
“Kabut asap ini dapat berdampak buruk terhadap kesehatan terutama terhadap penyakit gangguan saluran pernapasan, iritasi mata, dan iritasi kulit,” tuturnya.
Ia menghimbau agar masyarakat, Puskesmas, dan RSUD dapat melakukan beberapa hal sebagai berikut, kesiapsiagaan pelayanan kesehatan selama 24 jam, serta menyiapkan kebutuhan logistik seperti masker dan obat-obatan. Meningkatkan upaya pencegahan dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan dengan menghimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, penggunaan masker jika keluar rumah. Meningkatkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan memperbanyak mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Mencuci makanan, terutama buah dan sayur sebelum di konsumsi. Hindari merokok dan minum air putih lebih banyak dari biasanya. Segera ke saran pelayanan kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan akibat dampak buruk kabut asap yaitu gangguan pernapasan, iritasi kulit, iritasi mata, dan sebagainya.
“Serta meningkatkan kegiatan surveilans penyakit yang terkait dengan dampak kabut asap (ISPA/Pneumonia, ILI, iritasi mata, iritasi kulit, dll). Dan laporkan ke Dinkes Pessel secara rutin melalui sms, WA, dan Website SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini Respon) Kemenkes RI setiap minggunya,” katanya.
Reporter: OKIS ROCKIN
Editor: MALIN MARAJO
BACA JUGA:  Meresahkan, Tim Khusus Polres Solsel Ringkus Pelaku Curnak dan Curanmor
Loading...
loading...