Beranda Agama Masjid Nur Ilyas Sago Diresmikan, Bupati Rusma Yul Anwar: Jadikan Masjid Sebagai...

Masjid Nur Ilyas Sago Diresmikan, Bupati Rusma Yul Anwar: Jadikan Masjid Sebagai Pusat Aktifitas Kemasyarakatan

bupati
Peresmian Masjid Nur Ilyas ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Bupati Pessel Rusma Yul Anwar

Beritanda1  – Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar meresmikan Masjid Nur Ilyas Kompleks Perumahan Sago Permai, Nagari Sago Salido, Kecamatan IV Jurai, Jumat (3/9/2021).

Ikut mendampingi Bupati Rusma pada peresmian ini,  Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Aprial Habbas, Camat IV Jurai, Refri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Rusma Yul Anwar, mengajak umat muslim agar menjadikan masjid sebagai pusat aktifitas kemasyarakatan.

“Selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat aktifitas kemasyarakatan serta aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya,” kata bupati Pessel.

Selain tempat salat,  masjid juga dapat difungsikan sebagai tempat membicarakan masalah kamasyarakatan dan penyelesaian konflik di tengah tengah masyarakat.

” Penyelesaian konflik di masjid akan memberikan suasana kebatinan akan lebih sejuk dan kekeluargaan dibandingkan dengan tempat lain,” kata Rusma Yul Anwar.

Disisi lain, Bupati berharap dengan bertambahnya jumlah masjid berbanding lurus dengan peningkatan ketakwaan masyarakat.

Prasasti
Penandatanganan Prasasti Peresmian Masjid Nur Ilyas Sago

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Nur Ilyas, Yadi mengatakan, dana pembangunan masjid ini juga  berasal dari pemerintah daerah. Kemudian juga  didukung oleh masyarakat berupa infak dan sedekah.

“Masjid Nur Ilyas awalnya sebuah mushalla yang dibangun pada tahun 2011 lalu dengan ukuran bangunan 15 x 15 meter persegi. Hingga kini, pembangunan masjid ini telah menelan dana lebih kurang Rp 500 juta,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar, mengatakan, dengan meningkatnya status Mushalla menjadi masjid diharapkan seiring dengan peningkatan kualitas manajemennya.

Menurut Abrar ada tiga hal yang harus diperhatikan dalaam manajemen masjid, diantaranya, administrasi berkaitan dengan surat surat dan keuangan. Keuangan masjid harus dikelola dengan transparan, agar masyarakat percaya dalam memberikan sumbangan kepada masjid.

BACA JUGA:  Wabup Pasaman Atos Pratama Langsung Turun Membantu Terdampak Galodo Banjir Bandang di Kecamatan Panti

Kemudian pengelolaan pisik masjid bagaimana agar umat merasa nyaman berada di masjid dan terakhir syiar masjid, yaitu aktifitas keagamaan.

Usai peresmian masjid dilanjutkan dengan shalat jumat dengan khatib Kakan Kemenag Arbrar.

Reporter: Rnd

Artikel sebelumyaSungai Subayang, Potensi Arung Jeram Kampar Kiri Hulu Butuh Sentuhan
Artikel berikutnyaDua Pengedar Shabu Diringkus Resnarkoba Polres Kampar. Seorang Diantaranya Perempuan