Maksimalkan Pencegahan Penyebaran Covid-19, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan Gelar Apel Gabungan

Apel
Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, ikut memberikan sambutan pada apel gabungan di kantor bupati Dharmasraya

Beritanda1 — Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan gelar apel gabungan dalam rangka evaluasi penanganan Covid-19, serta sikap tegas dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kegiatan tersebut berlangsung dihalaman kantor bupati setempat Jumat (1/5/20), diikuti Ketua DPRD Pariyanto. SH, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, Danramil 0310 Pulau Punjung, Kapten CAJ Tuti Andayani, Sekda H Adlisman. S. Sos. M. Si, para Asisiten , Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Wali Nagari se-Kabupaten Dharmasraya, personil Pol PP, Polri, dan TNI.

Adapun pagelaran apel gabungan tersebut, sebagai upaya pemerintah memaksimalkan pencegahan dalam penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Dharmasraya. Maka dari itu, pihak pemerintah perlu bersinergi dengan melakukan koordinasi terkait kendala yang timbul dilapangan. Baik dalam rangka pengamanan maupun dalam penegakan aturan PSBB selama kasus Covid-19 berlangsung.

Adapun rumusan menjadi kendala dilapangan saat ini, masih terdapat pelanggaran dilakukan oleh masyarakat terhadap aturan PSBB. Namun petugas, hanya bisa melakukan himbauan dan edukasi.

Apel
Peserta apel mendengarkan arahan dari Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, yang ikut memberikan sambutan

Hal ini tentu didorong oleh minimnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya disiplin diri selama PSBB berlangsung. Bahkan lebih miris lagi, tidak adanya kesadaran masyarakat untuk melaporkan diri kepada petugas medis, sebagai pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, atau di sebut PPT.

Menyikapi persoalan seperti ini,, Petugas lapangan perlu dicarikan payung hukum untuk dapat melakukan tindakan tegas bagi mereka pelanggar kebijakan.  Maka, diperlukan penguatan kerjasama resmi dengan Forkopimda, untuk dapat melakukan pengontrolan diseluruh nagari, dengan mengedepankan Pol PP, Polri, dan TNI.

“Bagi masyarakat sedang berkerumun, kurang dari 10 orang, tetap diperingatkan apabila tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker, tidak menerapkan physical distancing, dan tidak mencuci tangan.” Pungkas Sutan Riska.

BACA JUGA:  SMPN 4 Koto Baru Dharmasraya Gelar Sosialisasi PBM Sistim Daring dan Luring

Reporter : S Hanif

Facebook Comments

loading...