Lisda Hendrajoni: Komisi VIII DPR RI Dukung Tranformasi Kelembagaan IAIN menjadi UIN

71
Komisi VIII DPR RI saat melakukan audiensi dengan Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, di gedung Nusantara II, Senayan Jakarta.
Komisi VIII DPR RI saat melakukan audiensi dengan Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, di gedung Nusantara II, Senayan Jakarta.

JAKARTA – Adanya permintaan IAIN (Institut Agama Islam Negeri) bertransformasi menjadi Universititas Islam Negeri (UIN), mendapat dukungan penuh dari Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama dan Sosial.

Dukungan tersebut disampaikan Lisda Hendrajoni saat Komisi VIII melakukan audiensi dengan Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd, di gedung Nusantara II, Senayan Jakarta,   Kamis (20/2),

Lisda Hendrajoni mengatakan, jika sudah berstatus universitas, tentunya perguruan tinggi Islam negeri, bisa mendapatkan lebih banyak program untuk peningkatan kualitas dari kementerian

“Kami sangat mendukung transformasi IAIN menjadi UIN. Hal ini sangat berpengaruh dengan sistem PTIN yang sudah berstatus universitas menjadi lebih profesional,” tuturnya.

Srikandi NasDem itu menyebutkan, dukungan ini tidak hanya untuk IAIN Kendari saja. Namun setiap proposal transformasi kelembagaan IAIN menjadi UIN yang masuk ke Komisi VIII akan didukung sepenuhnya, selama seluruh persyaratan terpenuhi.

“Tentunya yang diutamakan dengan pemerataan di seluruh Indonesia. Ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi, mulai dari luas area dan lahan kampus, jumlah mahasiswa serta kapasitas, tenaga pengajar dan syarat utama yakni akreditasi A. Intinya kami bakal mendukung penuh, selama syaratnya terpenuhi,” ucapnya.

Menurut Anggota DPR RI dari Dapil Sumbar itu, setidaknya dari Sumatra Barat ada 2 Institute Agama Islam Negeri yakni IAIN Bukittinggi dan IAIN Batusangkar, yang menyatakan kesiapannya dalam transformasi kelembagaan menjadi universitas.

BACA JUGA:  Peduli Bencana Solsel, MPC PP Kab. Solok Galang Bantuan

“Selain itu, kami juga mendorong pihak kampus di Sumbar (IAIN Bukittinggi dan Batusangkar), untuk segera memenuhi persyaratannya dan meminta dukungan penuh dari pihak lainnya agar keinginan tersebut dapat terwujud secepatnya,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, khusus untuk IAIN Kendari, bakal diprioritaskan karena terletak di Ibukota Provinsi dan satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri Islam di Sulawesi Tenggara.

“Kami bakal prioritaskan transformasi IAIN Kendari ini karena sejumlah alasan. Pertama, kampus ini terletak di ibukota provinsi. Kedua karena IAIN Kendari adalah Perguruan Tinggi Islam Negeri satu-satunya di Sulawesi Tenggara yang perlu diberikan ruang yang lebih luas untuk membangun generasi bangsa atas dasar nilai-nilai religius,” ujarnya.

Reporter : Okis Rockin

Facebook Comments

Loading...
loading...