Lebihi Target, Hingga Agustus Baznas Pessel Telah Kumpulkan Zakat Rp. 8 Miliyar

7

PAINAN–Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan, Yuspardi menyebutkan, pemasukan zakat pada 2019 ini diharapkan melebihi target yang ditetapkan.

“Tahun ini target kami sebesar Rp 8,5 miliar. Hingga Agustus zakat yang sudah terkumpul sekitar Rp 8 miliar,” ujarnya pada wartawan di Painan, Selasa (3/9).

Menurut dia, bantuan zakat yang disalurkan kepada masyarakat selalu di prioritaskan pada golongan yang berhak sebagai penerima melalui verifikasi tim dilapangan.

“Ya, dengan begitu manfaatnya jelas dan terarah. Sehingga mampu mengurangi beban kehidupan masyarakat sehari-hari,” katanya.

Yuspardi menuturkan, program yang terus digencarkan oleh pihaknya adalah bedah rumah, beasiswa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan, serta bantuan kemanusiaan terhadap fakir miskin dan anak yatim.

Sejumlah program tersebut, lanjut dia, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan, untuk penerima bantuan beasiswa di 2019 khusus mahasiswa di Perguruan Tinggi luar Pesisir Selatan sebanyak 1.469 orang dengan jumlah bantuan sebesar Rp 1.500.000 per orang.

Sedangkan penerima bantuan dari mahasiswa Perguruan Tinggi dalam area Pesisir Selatan hanya 303 orang dengan nilai bantuan sebesar Rp 1.000.000.

Kemudian bagi siswa sekolah dasar, menengah pertama, menengah atas dan kejuruan (SD, SMP, SMA/SMK) juga disalurkan melalui kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Bagi siswa SD, SMP, SMA atau SMK, bantuan diberikan bervariasi. Untuk siswa kurang mampu di tingkat dasar jumlah penerima sebanyak 2.402 orang, SMP sebanyak 1.580 orang, kemudian SMA/SMK 330 orang.

BACA JUGA:  Kisah Korban Wamena Papua: "Amai, Kami Ingin Pulang" (1)

“Nominalnya juga berbeda. Untuk anak SD Rp 500.000, SMP Rp 600.000 dan SMA/SMK sebesar Rp 700.000” tuturnya.

Selain itu, pembangunan bedah rumah terhadap rumah masyarakat yang tidak layak huni, pihaknya mengalokasikan sebanyak 190 unit dan sebagiannya masih dalam proses pengerjaan.

Namun, total bantuan yang disalurkan meningkat dari sebelumnya yakni Rp15.000.000 (lima belas juta rupiah) ditingkatkan menjadi Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah).

“Bantuannya kami serahkan secara bertahap pada pemilik rumah dengan penanggungjawabnya dari kenagarian setempat,” katanya lagi.

Ia menambahkan, khusus penyaluran bantuan bagi fakir miskin atau orang jompo yang tidak mampu lagi bekerja atau memperoleh penghasilan, maka Baznas Pessel juga memberikan bantuan khusus.

“Nama programnya bantuan kemanusiaan. Kami salurkan dengan validasi melalui tim verifikasi dengan meninjau langsung apakah yang bersangkutan layak atau tidak untuk menerimanya. Tiap bulan, penerima akan mendapat bantuan senilai Rp300.000,” tuturnya mengakhiri.

Reporter: OKIS ROCKIN

 

Foto, Kepala Baznas Pessel Yuspardi.

Loading...
loading...