Beranda Daerah Latih Digitalisasi,  Tim PKM Unand Kembangkan Modernisasi Usaha Poktan Aur Serumpun  

Latih Digitalisasi,  Tim PKM Unand Kembangkan Modernisasi Usaha Poktan Aur Serumpun  

Digitalisasi
Tim PKM Unand lakukan Sosialisasi Digitalisasi ketika lakukan pendampingan bagi Poktan Aur Serumpun Nagari Simpang Alahan Mati Pasaman

Beritanda1- Digitalisasi suatu kegiatan usaha masyarakat baik kategori mikro, kecil dan menegah sudah menjadi keharusan pada zaman modern saat ini. Banyak sekali manfaat yang akan dirasakan oleh suatu kegiatan usaha apabila dapat mengembangakan pola kegiatan berbasis website (web).

Sebuah situs web, apakah untuk bisnis, usaha kecil, perusahaan, atau e-commerce, adalah suatu kelengkapan digitalisasi yang sudah dapat dikatakan wajib dilakukan oleh pelaku ekonomi saat ini.

Selain itu, setiap aspek kehidupan telah mengarah kepada  digitalisasi dalam beberapa tahun terakhir. Segala sesuatu yang tidak terhubung ke internet, praktis akan ditinggalkan.

Dalam bisnis, hal yang sama juga berlaku. Dapat di amati, pasar dan toko internet secara bertahap menggantikan perusahaan tradisional dan toko fisik.

Menyikapi perkembangan tekhnolosi itu,  tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Unand, berinisiatif untuk dapat melatih metoda digitalisasi dengan  membuatkan suatu aplikasi web untuk kelompok tani (Poktan) Aur serumpun di Nagari Simpang, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman.

Anggota tim PKM Unand untuk pengembangan usaha jagung poktan Aur Serumpun, yaitu Daimon Syukri, Emil Salim dan Nika Rahma Yanti bertugas  memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada ketua poktan Aur Serumpun agar lebih mengenal lagi aplikasi web dan relevansi untuk pengembangan usaha pengolahan jagung poktan Aur Serumpun kedepannya.

“Pada saat ini, poktan aur serumpun sudah memiliki situs web yang dapat di akses secara umum yaitu aurserumpun-simpang.com. Dimana pada alamat ini sudah terdapat informasi dasar yang bisa diakses secara umum untuk melihat semua hal-hal yang informatif tentang profil dan kegiatan digitalisasi yang sudah dilakukan oleh poktan aur serumpun selama ini,” ungkap Daimon Syukri, selaku Ketua Tim PKM Unand kepada Horizone, Sabtu (30/10/2021).

BACA JUGA:  Diduga Lakukan Penyimpangan Dana Covid-19, Kadinkes Payakumbuh Ditetapkan Sebagai Tersangka

Walaupun, pengetahuan untuk aplikasi web ini masih terbilang baru untuk anggota poktan Aur Serumpun, tetapi dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, ketua poktan Aur Serumpun berusaha untuk dapat beradaptasi dengan aplikasi web ini.

“Secara oprasional untuk tahun awal-awal ini, pengelolaan web masih akan dilakukan oleh tim PKM Unand karena program sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan pada tanggal 28 Oktober 2021 hanya berupa pengenalan dasar saja,” terang Daimon.

Lebih lanjut Daimon menjelaskan, bahwa penggunaan aplikasi web yang dapat dilakukan secara mandiri oleh kelompok tani mungkin belum dapat dilakukan karena keterbatasan sumber daya manusia yang ada.

Akan tetapi, hal ini tidak akan menjadi masalah karena tim PKM Unand telah berkomitmen untuk dapat bersama-sama dengan poktan Aur Serumpun di Nagari Simpang, untuk mulai menerapkan prinsip digitalisasi dalam pengelolaan kegiatan baik promosi, penjualan dan komunikasi untuk kedepannya.

Pada hari sebelumnya, tim PKM unand juga telah memberikan bantuan berupa alat penggiling jagung yang sangat diharapkan oleh poktan Aur Serumpun dalam meningkatkan perkenomian anggota kelompok yang ada.

Selama ini, poktan Aur Serumpun menjual lansung jagung kering yang dihasilkan untuk diolah menjadi pakan ternak khususnya pakan ayam kepada pihak ketiga.

Dengan adanya mesin penggiling yang diberikan pleh tim PKM unand, para masyarakat yang tinggal dan berinteraksi dengan poktan aur serumpun akan dapat mendapatkan pakan ternak langsung dari poktan aur serumpun dengan harga yang pasti relatif lebih murah dari pada membeli secara umum.

“Poktan Aur Serumpun sudah dapat memproduksi pakan ternak dengan mesin penggiling yang ada sehingga masyarakat akan dapat terbantu. Hal ini juga merupakan salah satu informasi yang akan disosialisasikan dengan adanya aplikasi web yang sudah didevelop saat ini,” kata Daimon.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Pasaman Eka Hariani Sandra Bantu APD Puskesmas Sundata

Oleh karena itu, lanjut Daimon, pengembangan aplikasi web ini diharapkan dapat terus dipelajari, dikembangan dan konsisten di jalankan oleh poktan Aur Serumpun bersama sama dengan tim PKM Unand untuk tahun-tahun kedepannya.

(MA/DS)

Artikel sebelumyaTim PKM Unand Bantu Poktan Aur Serumpun, Pasaman dengan Alat Pembuat Pakan Ternak
Artikel berikutnyaKabur Usai Lakukan Penganiayaan Penyiraman Air Keras Terhadap Pacarnya, Sopir Truk Ini Akhirnya Ditangkap Polisi