Lakukan Penyuluhan Disekolah, Ini Himbauan Kapolsek IV Nagari Sijunjung

131
Kapolsek IV Nagari Iptu Dian Jumes Putra memberikan penyuluhan kepada para guru dan siswa MTsn 1 Sijunjung, Senin ( 13/1) saat menjadi pembina upacara di MTsN 1 Sijunjung.

SIJUNJUNG– Masyarakat dihimbau agar tidak  tidak membeli kendaraan tanpa surat-surat lengkap, terutama kendaraan roda dua. Himbauan itu disampaikan  Kapolres Sijunjung melalui Kapolsek IV Nagari Iptu Dian Jumes Putra SH ketika didaulat menjadi Irup (Inspektur Upacara) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsn) 1 Sijunjung, , Senin (13/1).

Iptu Dian James mengatakan, penyuluhan maupun himbauan Kamtibmas ini merupakan salah satu upaya menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah Polsek IV Nagari. Selain kenakalan remaja serta Bijak Dalam bermedsos, Kapolsek juga menghimbau kepada para guru dan siswa agar berhati hati dan tidak tergiur membeli kendaraan bermotor dengan harga murah serta tidak dilengkapi surat kendaraan.

” Tujuan imbauan ini, agar masyarakat lebih berhati-hati jangan sampai masyarakat jadi korban ketidaktahuan, serta tidak membeli kendaraan yang murah. Hal tersebut juga merupakan atensi Kapolda Sumbar Irjen Pol. Toni Harmanto terkait pencegahan curanmor diwilayah Sumatera Barat. Karena itu kita himbau kepada para guru dan orangtua murid supaya berhati hati dan teliti serta tidak tergiur dengan membeli kendaraan motor dengan harga murah tanpa kelengkapan surat kendaraan, ,” kata Kapolsek.

Pihaknya menyampaikan surat kendaraan seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan yang paling utama saat membeli motor atau kendaraan, jika salah satu surat tersebut tidak ada maka kendaraan bisa dikatakan hasil bodong atau curian.

“Apa legalitas sebuah kendaraan, yaitu STNK dan BPKB, kalau lebih jeli lagi kalau membeli kendaraan, cocokkan nomor mesin yang tertera di STNK atau BPKB, disitulah kita aman dalam berkendara, kendaraan kita jelas asal-usulnya, surat-suratnya jelas,” jelas Iptu Dian James.

BACA JUGA:  Penangkapan Berlangsung Dramatis, Dua Pengedar Bersama 57 Paket Ganja Kering Digagalkan Petugas Polres Pasaman

Lebih lanjut disampaikannya, jika suatu saat dilakukan razia dan kendaraannya tidak dilengkapi dokumen seperti surat-surat, maka pihak berwajib akan menahan kendaraannya,  sebab bisa diduga dan dicurigai sebagai barang hasil curian.

” Selain itu, bisa saja pemilik kendaraan tersebut bisa kena pidana Pasal 480 KUHP sebagai penadah barang tersebut dengan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun penjara dan kendaraan akan menjadi barang bukti,” tegasnya dihadapan para guru dan murid MTsn 1 Sijunjung.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTsn 1 Sijunjung Ngatiyo S.Ag.MM menyambut baik dan positif terkait penyuluhan Kamtibmas oleh Polres Sijunjung melalui Polsek ke sekolah sekolah. ” Kegiatan penyuluhan ini sangat bagus, sebab bisa memberikan pengetahuan kepada para guru serta murid terkait kenakalan remaja, bermedsos, berlalulintas serta hukum mengenai membeli ranmor tanpa kelengkapan surat surat kendaraan,”ujar Kepala Sekolah.

Kegiatan penyuluhan tersebut juga dilakukan serentak di Sekolah sekolah lainnya oleh Polsek sejajaran Polres Sijunjung seperti di SMA 3, SMA 8 dan SMA 12 Sijunjung  serta di SMK 4 dan SMK 7 ditambah MTsn 1 Sijunjung.

Repoter: Oghay

Editor   : Melatisan

 

Facebook Comments

loading...