KPU dan Bawaslu Pesisir Selatan Tandatangani NPHD Pilkada

Bawaslu
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Epaldi Bahar, dan Ketua Bawaslu Erman Wadison, melakukan penandatangan adendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di ruang rapat bupati setempat, Senin (29/6).

Beritanda1 –  Melanjutkan pelaksanaan tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Bawaslu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan  menandatangni  adendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Senin (29 Juni 2020),  di ruang rapat Bupati Pesisir Selatan.

 

Menyambut penandatanganan adendum NPHD itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni  berharap agar pelaksanaan Pilkada serentak yang sempat terundur akibat pandemi Covid-19 tersebut, dapat berjalan dengan aman dan lancar di daerah itu.

” Pelaksanaan Pilkada tentu dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 pada setiap tahapan yang bakal dilakukan,” ingatnya.

Dikatakan, penandatangan adendum NPHD yang dilakukan dengan KPU dan Bawaslu, tanpa ada penambahan anggaran sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap beban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

Sementara itu,  Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar menyebutkan, adendum NPHD dilakukan tanpa penambahan anggran. Alokasi dana hibah untuk KPU Pessel tetap sebesar Rp 35,5 Miliar.

“ Namun yang direvisi hanya teknis pencairan. Dari semula tiga tahap, kini menjadi dua tahap. Hal ini sesuai dengan Permendagri no 40 tahun 2020,” ujarnya.

Pilkada
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Epaldi Bahar, dan Ketua Bawaslu Erman Wadison, selepas melakukan penandatangan adendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Senin (29/6).

Dalam kaitan itu,  Pemkab Pessel sudah mempersiapkan anggaran dan tinggal menunggu pencairan.

“Selaku pihak penyelenggara Pilkada, kami dari KPU Pessel menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, karena siap memberikan dukungan untuk kelancaran pesta demokrasi ini sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku,” bebernya.

Dijelaskan,  untuk kelancaran Pilkada serentak yang bakal digelar pada 9 Desember 2020 nanti, KPU Pessel mendapat dana hibah sebesar Rp 35,5 Miliar. Kemudian dana hibah ke Bawaslu sebesar Rp11,9 miliar, Polres Pesisir Selatan Rp2,1 miliar dan Kodim 0311 Pesisir Selatan sebesar Rp892 juta pula.

BACA JUGA:  Dedikasi Tinggi Terhadap Pendidikan, Lisda Hendrajoni Dinobatkan Sebagai Wanita Inspiratif Indonesia

“ Dengan dukungan anggaran tersebut,  semua tahapan yang sempat tertunda bisa dimulai kembali,” sebutnya.

Reporter: Okis Rockin

 

Facebook Comments

loading...