Khidmat, 35 Anggota DPRD Kab. Solok Periode 2019-2024 Disumpah

328
Prosesi pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD menandai dikukuhkannya anggota DPRD Kab. Solok periode 2019-2024.

AROSUKA—Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Solok dengan agenda pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Kabupaten Solok menandai pengukuhan Anggota DPRD periode 2019-2024 di daerah penghasil beras itu.  Prosesi yang dipandu oleh ketua Pengadilan Negeri Solok itu berlangsung khidmat.

Pada rapat paripurna yang digelar di ruang siding utama DPRD Kab. Solok di Arosuka, Selasa (13/8) tersebut sekaligus menetapkan Jon Firman Pandu dari partai Gerindra dan Ivoni Munir,S.Farm. A.Pt sebagai ketua dan wakil ketua sementara DPRD setempat.

Semua yang hadir riang gembira, tak tampak wajah berduka. Ruang sidang utama itu dibalut dengan tabir warna warni menandai sebuah pesta dan hajatan besar. Perasaan mengharu birupun membias. Tak hanya dari 35 orang anggota dewan baru itu, namun juga dari undangan yang hadir. Mulai dari pihak keluarga dekat, keluarga jauh, para tim sukses, ataupun mereka yang hanya datang untuk memberikan ucapan selamat saja.

Kapasitas ruangan yang terbatas membuat panitia harus ekstra ketat dan selektif untuk menentukan undangan tertetentu saja yang berhak masuk ruangan dan menyaksikan secara langsung prosesi itu. Sementara di luar ruangan, dua buah TV ukuran besar dan speaker tetap memberikan pemandangan sama bagi pengunjung yang tidak bisa masuk ruangan.

Para undangan bukan parami alek, mereka juga bagian dari pihak keluarga anggota yang dilantik itu. Namun apalah daya, ruangan nan menghukum. Mereka bertebaran di halaman dan taman depan gedung utama DPRD tersebut. Masalah bisa masuk atau tidak bukan lagi menjadi soal utama, yang penting bisa hadir dan selepas itu tentunya bisa berfoto bersama menandai moment yang hanya terjadi sekali lima tahunan tersebut.

BACA JUGA:  Kunjungi Nagari Bonjol, Bupati Sutan Riska Laporkan Progres Pembangunan Dharmasraya

Di dalam ruangan sidang pun demikian pula, tampak hadir Bupati Solok Gusmal bersama Wabup Yulfadri Nurdin, ketua DPRD H. Hardinalis Kobal SE MM yang memimpin rapat paripurna itupun seolah mengabsen satu persatu undangan di bangku kehormatan. Mulai dari Senator DPD RI Nofi Candra, mantan wabup Desra Ediwan Anantanur, Forkompinda para kepala OPD, Ninik Mamak, bundo kandung dan tokoh masyarakat setempat.

Diawal sambutannya Hardinalis yang memasuki masa demisioner mengungkapkan kegamangannya pada fase  awal menjadi pimpinan DPRD lima tahun lalu. Hal itu muncul terkait solidaritas di tubuh DPRD karena minimnya pengalaman yang dimiliki dan hanya berlatar sebagai seorang dosen sebelumnya.

Diakuinya, memang tidak mudah menyatukan persepsi diantara berbagai latar belakang yang berbeda, namun semangat kebersamaan yang terbangun dari komunikasi positif antara anggota dewan yang ada, tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat bisa berjalan dengan baik, meskipun masih jauh dari kesempurnaan. “Di akhir masa jabatan ini, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD kab. Solok Periode 2014-2019 dan pemkab Solok yang telah bekerjasama menuntaskan tugas-tugas kedewanan sehingga semua berjalan dengan baik,” ucap Hardinalis.

Terhadap itu, Bupati Solok Gusmal yang membacakan sambutan Gubernur Sumbar turut menyampaikan terima kasih atas pengabdian anggota DPRD Kab. Solok periode 2014-2019. Rapat paripurna ini menandai berakhirnya keseluruhan proses demokrasi local, sekaligus sebagai sebuah titik tolak baru dalam penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kab. Solok.

Sembari mengucapkan selamat atas dikukuhkannya anggota DPRD Kab. Solok yang baru, Bupati berharap wajah-wajah baru wakil rakyat ini nantinya dapat memberikan sumbangsih yang baik bagi pembangunan dan kemajuan Kab. Solok.

Bupati berpesan, agar anggota DPRD baru ini dapat memenuhi segala janji untuk mencapai kesejahteraan rakyat di Kab. Solok. Peran DPRD sebagai lembaga legislatif di daerah dengan tugas legislasi, anggaran dan pengawasan yang dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di daerah, serta memegang peranan yang sangat strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Sijunjung Himbau Warga Bijak Gunakan Medsos

“DPRD dan pemerintah secara bersama-sama harus mampu menerjemahkan segala kebutuhan dan tuntutan masyarakat ke dalam bentuk kebijakan- kebijakan publik dalam rangka kemajuan pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat serta dunia usaha dalam pembangunan Kab. Solok,” ujarnya.

Tersebab itu, hubungan kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Daerah juga harus berjalan dengan penuh rasa kebersamaan, harmonis dan berkomitmen kuat dalam mencapai tujuan yang sama, yaitu kemajuan daerah secara adil dan merata. “Kami mengapresiasi kebersamaan yang terbangun antara pemerintah daerah dan DPRD Kab. Solok periode 2014-2019 yang secara nyata telah mampu menyelesaiakan sebagian permasalahan di Kab. Solok,” kata Bupati.

Searah dengan itu Ketua sementara DPRD Kab. Solok Jhon Firman Pandu menegaskan akan membangun sinergi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam satu tujuan membangun daerah Kab. Solok lebih baik dan lebih maju lagi. “Kami tentunya juga berharap nantinya pemerintah daerah, dapat menjalin hubungan dan kerjasama yang baik dengan para anggota dewan saat ini,” ucapnya.

Dari 35 orang anggota DPRD Kab. Solok periode 2019-2024 yang diresmikan, 18 diantaranya masih anggota DPRD Kab. Solok periode 2014-2019 yang kembali terpilih pada pemilu 17 April 2019, dan 17 lainnya merupakan wajah baru. “Semoga nanti kita sama-sama dapat memberikan yang terbaik bagi Kab. Solok. Kita juga akan melanjutkan program-program strategis yang belum terlaksana di periode lalu,” kata Jon Firman Pandu

 

Reporter: MALIN MARAJO

Loading...
loading...