Ketua LKAAM Kab Solok Minta Ninik Mamak Memperkuat Lembaga KAN

94
LKAAM
Ketua LKAAM Kab Solok Gusmal Dt. Rajo Lelo pasangkan Pin Ketua LKAAM Kecamatan selepas pengukuhan secara simbolis

Beritanda1 – Ninik-mamak pemangku adat harus memperkuat diri di Kerapatan Adat Nagari (KAN) dengan menguasai dan memahami ilmu tentang adat itu sendiri.

 

” Baik adat nan sabatang panjang maupun adat salingka nagari serta peraturan perundang undangan tentang adat, pemahamannya harus  dikuasai  pengurus KAN dan pemangku adat lainnya, ” kata Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Solok, H. Gusmal Dt. Rajo Lelo.

Hal itu disampaikan Gusmal dalam kegiatan Sosialisasi dan Singkronisasi Kegiatan LKAAM Kabupaten Solok dengan LKAAM Kecamatan serta pengurus KAN di daerah itu, Sabtu (25/7) di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok.

Ketua LKAAM yang juga Bupati Solok dua periode itu mengatakan, organisasi yang kaku tidak bisa menyelesaikan masalah yang timbul di tengah Masyarakat, khususnya terkait permasalahan tentang Adat. Karena itu, perlu ditingkatkan pemahaman tentang adat termasuk peraturan perundang undangan tentang adat.

Gusmal Dt. Rajo Lelo sekaligus mengingatkan soal permasalahan antara kerapatan adat nagari dengan pemerintah nagari yang kerap tumbuh karena ketidak pahaman tentang tupoksi dan sinergitas  masing-masing , Gusmal menekankan pentingnya sinergitas dan kerjasama antara keduanya, pemerintah nagari dan KAN.

Ninik mamak
Ucapan selamat dari ketua LKAAM Kabupaten Solok kepada pengurus LKAAM Kecamatan yang dikukuhkan di Arosuka

Gusmal sampai mengingatkan hal itu, lantaran saat ini semua sudah berada pada zaman modernisasi. Lantaran itu, bagaimana para pemangku adat  bisa mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkannya dalam hal yang positif. ” Karena banyak hal, marilah kita berdiskusi dan berdialog dalam rangka mencari solusi dari berbagai permasalahan yang terjadi di nagari dan menghasilkan solusi dan aturan yang akan kita bawa ke pemerintahan,” jelasnya.

Sebelumnya, Skeretaris LKAAM kab Solok sebagai pelaksana sosialisasi,  Reflidon Dt Kayo melaporkan, Sosialisasi dan Singkronisasi Kegiatan LKAAM diikuti pengurus KAN dan LKAAM dari empat Kecamatan, diantaranya Kecamatan Bukit Sundi, Tigo Lurah, Lembang Jaya dan Lembah Gumanti dengan Jumlah peserta sebanyak 40 orang

BACA JUGA:  Jalin Kerjasama Dengan Bank Nagari, Dishub Kab Solok Lakukan Pembayaran PKB Online

Ia meandang sosialisasi dan sinkronisasi program LKAAM sangat penting, mengingat persoalan adat dengan pemerintah dan pemerintah nagari sering berbenturan. ” Dengan adanya kegiatan ini, semoga persoalan yang ada di nagari ada solusinya,” sebut Reflidon.

Ia mengharpakan dengan peningkatan pemahaman terhadap adat dan peraturan perundang-undangan, diyakini para pemangku kepentingan di nagari

semakin memahami posisi walinagari dan posisi niniak mamak. ” Sekaligus kita nanti akan melaksanakan Pengukuhan LKAAM Kecamatan secara simbolis,” jelasnya.

Reporter: Wezi Rismanto

Editor    : Melatisan

Facebook Comments

loading...