Keren, Taekwondoin Kab. Solok Kembali Kibarkan Merah Putih di Malaysia

212
Tim TI Kabupaten Solok foto bersama dengan ketua pengprov TI Sumbar Master Handrianto selepas penutupan 4th GEWINN Malaysia Open International Taekwondo Championship 2019 di Kuala Lumpur Malaysia, Minggu (4/8). ist

AROSUKA—Tim Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Solok kembali berhasil menorehkan prestasi gemilang pada iven internasional, 4th GEWINN Malaysia Open International Taekwondo Championship 2019 di Kuala Lumpur Malaysia.

Pada kejuaraan terbuka yang berlangsung di Stadium Juara Kuala Lumpur Malaysia dari tanggal 2-4 Agustus 2019 tersebut, TI kab. Solok yang memberangkatkan 5 orang atlitnya berhasil membawa pulang 2 medali emas 1 perak dan 2 perunggu.

Prestasi ini merupakan kali ketiga, sejak keikutsertaan TI Kabupaten Solok pada iven internasional ini. “Alhamdulillah, taekwondoin Kabupaten Solok kembali mengibarkan sang merah putih di Malaysia,” kata pelatih taekwondo Kab. Solok Syalwa Ivho Mahardika kepada beritanda1.com di Solok, Kamis (8/8).

Para atlit peraih medali itu adalah Dhea Maijuana  yang turun di kelas under 49 senior putri dan Muhammad Hafizh Faruq yang turun di kelas under 48 putra Junior berhasil menyabet medali emas melalui 3 kali pertandingan. Sedangkan medali perak diraih oleh Sulthan Adib Arfatsyah kelas under 25 putra ( kelompok umur 7-9 tahun) melalui 5 kali pertandingan.

Sedangkan medali perunggu disabet oleh Ghazi Fawwaz Putra Harry ( kelas under 45 Kg kelompok umur 10-12 tahun )dan Rahmad Wahyudi  yang turun di kelas Poomsae Tunggal Putra. “Semua atlet sudah bertanding secara maksimal meskipun masih banyak kekurangan yang  perlu diperbaiki,” ucap Ivho begitu dara manis ini biasa disapa.

Menurut Ivho, iven Malaysia open Taekwondo Championship tahun ini merupakan yang ketiga kalinya diikuti oleh TI Kabupaten Solok. Pada tahun 2017, Ivho yang kala itu masih menyandang status sebagai atlit, mampu menyabet medali emas pertama Kabupaten Solok saat turun di kelas FIN category Olympic. Saat itu dia berhasil mengalahkan taekwondoin tuan rumah Shamerra A Chandrarajan dengan skro telak di partai final 8-2.

BACA JUGA:  Brasil vs Argentina, Mimpi Buruk Piala Dunia 2014 Hantui Tuan Rumah

Pada tahun lalu, tim TI Kabupaten Solok juga berhasil membawa pulang 3 medali dari iven yang sama dari negeri jiran tersebut. Ridho Putra Harry yang waktu itu turun di kelas under 87 Kg berhasil membawa pulang medali emas, sedangkan Syalwa ivho Mahardika yang turun di kelas under 49 kg harus puas dengan medali perak dan Dhea Maijuana yang  turun dikelas under 57 hanya mampu menyabet medali perunggu. “Tahun ini kami justru mengalami peningkatan, dengan 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu,” beber putri Koto Gadang Guguak Kec. Gunung talang ini.

Dia menyebutkan, iven ini selain untuk menguji kemampuan atlit binaan TI Kabupaten Solok, sekaligus menambah jam terbang atlit. Dia berharap, taekwondo Kab. Solok tetap bisa mempertahankan program “mengikuti uji coba keluar negeri setiap tahunnya untuk semua tingkatan usia”  yang selama 3 tahun terakhir telah terlaksana dan berjalan dengan lancar. “Semoga kedepan bisa menambah jam terbang ke Thailand atau Korea selagi mampu dan selagi bisa,” harapnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada KONI kabupaten Solok,  Pengcab  TI kab. Solok serta Pemda Kab. Solok dan orang tua atlit yang selalu memberi dukungan untuk kemajuan olahraga di daerah itu melalui pembinaan atlit berpretasi secara berjenjang dan berkelanjutan. “Semoga Kab. Solok maju di semua cabang olahraga. Maju olahraganya maju daerahnya,” katanya optimis.

Terkait itu,  Ketua Koni Kab. Solok Rudi Horizon menyampaikan apreaiasi yang tinggi atas preatasi yang diraih tim Kab.Solok pada iven Internasional ini. Pihaknya mengatakan, pada iven ini, Koni Kab. Solok bersama pengcab TI kab. Solok hanya mampu memberangkatkan 5 orang atlit dan 2 orang pelatih, karena keterbatasan anggaran yang ada.“Ini sangat luar biasa, karena ditengah keterbatasan, mereka bisa mencapai prestasi terbaik. Kami harap prestasi ini terus meningkat di tahun depan,” kata Rudi.

BACA JUGA:  Formatig Pasaman Gelar Kegiatan Sosialisasi Anti Narkoba Bagi Generasi Muda

Kabar keberhasilan tim TI kab. Solok ini pun mendapat respon positif dari Bupati Solok Gusmal. Bupati berharap prestasi ini menjadi motivasi oleh cabang olahraga lain untuk mencapai prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah. “Kita harus bangga, sebagai tim dari Kab. Solok, tak hanya mengangkat nama daerah, namun juga nama Indonesia di ajang internasional ini. Ini momentum kebangkitan olahraga di Kab. Solok,” kata Bupati.

Reporter: Malin Marajo

 

Loading...
loading...