Keren, Pemkab Solok Kembali Terima Opini WTP dari BPK RI

AROSUKA—Keseriusan pemerintah Kabupaten Solok dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih sebagai salah satu dari empat pilar pembangunan di daerah itu kembali membuahkan hasil.

Untuk kali kedua, Pemkab Solok kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indoneaia (BPK RI) atas pemeriksaan LKPD (Laporan  Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah) tahun anggaran 2018.

Sebuah kebanggaan yang patut disyukuri atas keberhasilan mencapai keinginan yang sudah lama dinantikan. Sebuah supremasi pada tata kelola pemerintahan, yang seolah menjadi roh dari salah satu fokus Empat Pilar Pembangunan di Kabupaten Solok yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih.

Sertifikat opini WTP tersebut diterima oleh sekda Kabupaten Solok Aswirman, SE,MM dalam kapasitasnya mewakili Bupati Solok H. Gusmal SE, MM di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sumbar, Senin ( 21/10) di Padang. Kabupaten Solok mendapat opini WTP bersama Pengprov Sumbar dan 17 Kabupaten/ Kota lainnya di Sumater Barat.

Keberhasilan meraih WTP ini, merupakan bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Solok sangat konsen dalam pembenahan tatakelola keuangan. Sebuah legitimasi kongkrit bahwa, pilar keempat yang diusung dalam tubuh pemerintah kab. Solok tersebut tak hanya sekedar slogan hampa.

Bagi Bupati Solok Gusmal, penghargaan dari menteri keuangan RI atas pengelolaan keuangan sesuai dengan akuntabilitas keuangan yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut adalah bukti dari kerja keras dan kerja cerdas seluruh apareatur pemerintahan selama beberapa tahun terakhir. Keberadaan WTP diyakini memberikan suatu keyakinan terhadap sistem kontrol atau sistem pengendalian internal pada sistem pengelolaan keuangan dalam institusi pemerintahan di daerah itu.

Sebaliknya, penghargaan ini sekaligus menjadi cambuk bagi pemerintah daerah penghasil beras tersebut untuk terus bekerja lebih keras lagi di masa mendatang  dalam mempertahankannya. “Sebagai kepala daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada segenap aparatur pemkab Solok yang sudah bekerja keras selama ini. Mulai dari Sekda, kepala SKPD, Camat dan seluruh aparatur tanpa terkecuali,” ucap Gusmal.

BACA JUGA:  Bupati Solok Kembali Serahkan Bantuan Beras Untuk PKH Terdampak Covid-19

Paralel dengan perasaan Gusmal, Ketua DPRD setempat Jon Firman Pandu , juga ikut “girang” atas prestasi yang diraih oleh Pemkab Solok ini. Ia mengaku sangat mengapresiasi prestasi yang diraih tersebut. Menurut Ketua DPRD, predikat opini wajar tanpa pengecualian inilah yang di tunggu-tungga masyarakat selama ini. ” Dengan usaha keras Pemerintah Daerah berhasil meraihnya. Tentunya kami bangga akan prestasi ini,” sebutnya.

Sementara dikalangan pejabat Pemkab. Solok sendiri melihat  anugerah Opini WTP itu sebagai peristiwa yang luar biasa nilainya. Dengan gembira,  Asisten Pemerintahan Setda Kab. Solok Edisar SH, MH menyebutkan opini WTP akan jadi motivasi besar bagi aparatur untuk lebih meningkatkan kinerja.

Kepala Perwakilan BPK Propinsi Sumbar Yusnadewi, SE,M.Si, Ak yang menyerahkan penghargaan itu kepada sekda kab. Solok Aswirman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah yang telah mewujudkan tatakelola pemerintahan melalui akuntabilitas  laporan keuangan yang baik dan bersih.

.” Pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah, efektifitas pengawasan internal, serta kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan,” ucapnya.

Yusnadewi  mengatakan, berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas Laporan Pemerintah Kabupaten Solok tahun 2018, termasuk implementasi atas rencana aksi yang telah dilaksanakan.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar juga mengungkapkan soal kewajiban pejabat menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan, dimana pejabat memberikan jawaban dan penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut rekomendasi laporan hasil pemeriksaan dimaksud. ” Ini dilakulan untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut atas materi hasil pemeriksaan yang dirasakan belum jelas. Dan Kabupaten Solok berhasil melakukan itu,” ujarnya.

 

Reporter: MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...