Keren, Kabupaten Solok Kembali Wisuda 1.000 Tahfiz

53

AROSUKA—Kabupaten Solok kembali menggelar wisuda 1000 tahfiz yang ada di daerah itu, Selasa (3/9). Kegiatan yang digelar di masjid Agung Nurul Mukhlishin Islamic center tersebut merupakan bagian dari upaya melahirkan generasi penghafal Al-qur’an dan  menjadikan Kabupaten Solok sebagai Kabupaten Tahfiz.

Kasubag Bintal bagian Kesra kab. Solok Mardaus, S.Ag dalam kapasitasnya sebagai ketua panitia penyelenggara wisuda 1000 tahfiz ini mengatakan, dari 1000 lebih peserta yang mengikuti seleksi,  hanya 764 orang yang lolos untuk diwisuda. Dari hafalan 1 jus hingga 20 jus.

Selain diberikan Piagam/Sertifikat, Medali Tahfiz dan Uang Transportasi,  100 orang Hafizd dan Hafizhah terbaik juga akan diberikan uang pembinaan. Sementara masing-masing peserta wisuda diberikan bantuan uang transport sebesar Rp. 150 ribu per orang. Selain itu 5 orang hafiz terbaik mendapatkan bantuan pembinaan dari Bank Nagari cabang Solok.

Lima orang wisudawan/ti terbaik tersebut adalah Salman Yafi dengan hafalan 20 jus mendapat bonus pembinaan sebesar Rp. 1 juta, Dasrul hafalan 14 jus mendapat uang pembinaan sebesar Rp. 750 ribu, Muhammad Ridwan hafalan 10 jus mendapat bantuan pembinaan sebesar Rp. 500 ribu, Nurul Fadhilah Rahman Hafalan 10 jus mendapat uang pembinaan Rp. 400 ribu dan Abdullah Azzam Alfatih dengan hafalan 10 jus mendapat uang pembunaan sebesar Rp. 350 ribu.

“Tujuan kegiatan ini dalam rangka menciptakan generasi muda Qurani dan menjadikan kebupaten Solok penghafal Al Qur’an dan untuk mencari bibit Hafizh/ Hafizah terbaik yang ada di kabupaten Solok. Kita berharap pembinaan Tahfizd ini akan tetap dilaksanakan setiap tahunnya sebagai benteng bagi generasi Muda,” kata mantan Sekretaris nagari Kotobaru ini.

BACA JUGA:  Dibuka Bupati Yuswir Arifin Pagelaran Silek Art Festival 2019 Sijunjung Sukses

Sementara itu Kakan Kemenag kab. Solok Alizar Chan mengapresiasi semangat generasi muda dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an. Tingginya antusias peserta membuktikan semangat membumikan dan menggemakan Al-Qur’an di tengah masyarakat Kab. Solok. Dia berharap kegiatan tersebut berdampak positif dalam pemahaman Islam di kabupaten Solok.

“Ini adalah momentum, peningkatan nilai-nilai Qur’ani dengan mendorong semangat generasi muda untuk meningkatkan hafalan Al-qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Alizar.

Terkait kegiatan itu, Bupati Solok terlihat tak mampu menyembunyikan wajah sumringahnya terhadap tingginya jumlah generasi muda yang menghafal Al-qur’an dari tahun ke tahun di daerah itu. Sembari menyampaikan selamat kepada para wisudawan/ti tahfizul qur’an, Bupati berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda, terutama dalam menangkis berbagai pengaruh negative yang saat ini kian meresahkan seperti narkoba dan LGBT.

“Saya berharap kepada semua pihak, para orangtua, guru, wali nagari dan tokoh masyarakat untuk terus melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan baca tulis Al-qur’an yang ada di daerah ini. Semoga ditahun-tahun mendatang, semakin banyak para hafiz yang lahir dari kab. Solok,” tegas Bupati.

Sementara itu Ustad Asmon Nurijal LC yang didaulat memberikan Tabliq Akhbar menyampaikan rasa takjubnya terhadap kegiatan tersebut. Pihaknya menilai, melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah telah memberikan perhatian yang luar biasa terhadap pengembangan penghafal qur’an di daerah itu.

“ Selama ini pendidikan Al-qur’an selalu dipandang sebelah mata jika dibandingkan dengan pendidikan umum. Terutama masalah honor dan guru mengaji yang tidak realistis. Hari ini saya melihat pemerintah telah memberikan perhatian berbeda,” ucap pengisi kajian Surau TV ini.

Reporter: MALIN MARAJO

Loading...
loading...