Keluarga Pasien 02 Covid 19 Kota Solok Dikarantina, Puskesmas Tanah Garam Ditutup Sementara

Covid 19
Pelayanan medis di Puskesmas Tanahgaram sementara ditutup

Bertianda1 – Menyusul bergeraknya kurva warga terkonfirmasi positif Covid 19 karena penambahan satu kasus baru yang berasal dari salah seorang karyawan toko kain Pasar Raya Solok, tim gugus tugas Covid -19 kota Solok langsung melakukan langkah cepat dengan melakukan tracking dan tracing terhadap kontak erat dengan pasien positif 02, SP (21).

 

Tracking dilakukan selain di tempat kerja yang bersangkutan, juga  pada lingkungan rumah pasien  di kelurahan Sinapa Piliang.

Tim gugus tugas bahkan langsung melakukan karantina terhadap keluarga yang memiliki kontak erat dengan pasien. Sementara waktu, keluarga dikarantina atau diisolasi di posko penanganan Covid-19 kota Solok di Banda Panduang.

Tim gugus tugas juga telah melakukan pendataan dan upaya isolasi atau karantina terhadap seluruh karyawan dan pemilik toko yang memiliki kontak erat di tempat pasien bekerja. Sedangkan terhadap  toko tempat SP bekerja, sementara waktu  ditutup.

“Termasuk sejumlah petugas dan  Puskesmas Tanah Garam, tempat pertama pasien berobat, juga ditutup sementara waktu,” terang Kabag Prokomp kota Solok, Nurzal Gustim, Sabtu (20/6/2020).

Penutupan sementara dilakukan untuk menghindari penyebaran virus. Petugas yang sempat kontak dengan pasien juga diisolasi untuk nantinya dilakukan pengambilan sampel swab.

Tim gugus tugas merencanakan, Sabtu ini, akan langsung dilakukan pengambilan sampel swab terhadap seluruh kontak erat dengan pasien dan dikirim ke laboratorium diagnostik dan riset penyakit infeksi fakultas kedokteran universitas Andalas.

“Kita tunggu hasilnya. Kalau negatif, maka Puskesmas Tanah Garam dan toko tempat pasien bekerja akan kembali dibuka. Namun jika sebaliknya, akan dilakukan tindakan lanjutan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19,” terangnya.

Tim gugus tugas kota Solok, ulas dia, juga segera melakukan penyemprotan desinfektan terhadap sejumlah lokasi yang kontak erat dengan pasien, seperti rumah, tempat kerja serta puskesmas Tanah Garam.

BACA JUGA:  Antisipasi Penyebaran Covid 19, Kendaraan Masuk Kabupaten Solok Disterilkan

“Tim gugus tugas kelurahan juga telah ditempatkan untuk menjaga kediaman pasien serta mengawasi tetangga pasien untuk melakukan isolasi secara mandiri,” paparnya.

Sebelumnya, seorang warga kota Solok yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes swab melalui laboratorium diagnostik dan riset penyakit infeksi fakultas kedokteran Unand Padang.

Sebelum dinyatakan positif, SP (21) yang bekerja sebagai karyawan di salah satu toko kain di Pasar Raya Solok sempat berobat ke Puskesmas Tanah Garam dengan keluhan batuk pilek.

Oleh petugas, yang bersangkutan dirujuk untuk menjalani tes swab di Posko Covid-19 Banda Panduang dan setelah melalui uji laboratorium, yang bersangkutan dinyatakan positif. SP tercatat sebagai pasien positif Covid-19 ke dua di kota Solok.

Reporter: Adi

Editor     : Melatisan

Facebook Comments

loading...