Beranda Daerah Kebakaran Landa Pasaman, 7 Unit Rumah Ludes Menjadi Arang

Kebakaran Landa Pasaman, 7 Unit Rumah Ludes Menjadi Arang

PASAMAN – Kebakaran hebat melanda Kabupaten Pasaman. Sebanyak 7 unit rumah penduduk di Kampung Banjar Masin, Jorong Murni Sontang, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, ludes menjadi arang.

Si jago merah mulai mengamuk di kawasan pada penduduk itu sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (30/11) sore. Api baru dapat dijinakkan sekitar satu  jam kemudian, setelah petugas kebakaran bersama masyarakat berjibaku melakukan bantuan pemadaman.

Dari pantauan, terlihat Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama langsung bergerak meninjau ke lokasi kebakaran. Kobakaran api dengan cepat menjalar dari rumah yang satu ke rumah lainnya.

Sementara anggota DPRD Pasaman, Selamat Simamora, yang juga merupakan warga setempat, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Tetapi sebanyak 7 unit rumah semi permanen ludes dilalap si jago merah,” ujar Selamat Simamora.

Adapun pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran adalah Ayatullah hsb /Masna, Oloan Harahap, Erdiwan Sitompul, Rasman Nasution, Nattulang, Fatimah dan Lija. ” Sementara jumlah kerugian masih dihitung, belum bisa diperkirakan,” terangnya.

Sementara itu, Wabup Pasaman Atos Pratama menyampaikan dula.cita yang dalam atas
musibah kebakaran yang melanda masyarakat setempat.

“Dari keterangan korban, penyebabnya diperkirakan akibat konslet arus listrik. Namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan,” kata Atos Pratama.

Wabup Pasaman serta merta mengapresiasi gerak cepat pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam melakukan pemadam dan melokalisir kobaran api dilokasi kejadian.

“Alhamdulillah satu jam kobaran api berhasil dilumpuhkan teman-teman Damkar. Kalau tidak cepat ditangani, kita yakin jumlah rumah yang akan jadi korban tadi lebih banyak. Sebab daerah ini merupakan kawasan padat penduduk,” ujarnya.

Pihaknya memastikan akan segera melakukan pendataan kerugian yang dialami korban.
“Saya juga akan sampaikan kepada Dinas BPBD, maupun Dinas Sosial dan Baznas agar segera mendata kebutuhan semua korban yang mendesak untuk dibantu,” pungkas Atos.

BACA JUGA:  Tidak Jadi Disalurkan, Anggaran Bantuan Alat Tangkap Nelayan Dipertanyakan DPRD Pesisir Selatan

Reporter : MA
Editor      : Melatisan