Kebakaran Hanguskan Rumah Petani di Kotobaru Solok, Ini Ceritanya

kebakaran Kotobaru Solok
Wali Nagari Kotobaru Afrizal Khaidir bersama keluarga Yusma Firdaus di halaman rumahnya yang terbakar, Selasa (19 Januari 2021)

 

Beritanda1 –Kebakaran terjadi di Kotobaru Kabupaten Solok, Selasa (19 Januari 2021) siang. Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah semi permanen beserta isinya milik Yusman Firdaus (40) warga jorong Bukit Kili tersebut, diduga dipicu akibat arus pendek listrik.

 

Informasi yang dihimpun beritanda1.com menyebutkan, kebakaran tersebut  terjadi sekira pukul 11.45 Wib. Saat itu Yusman bersama istrinya Novdewita tengah pergi bekerja. “Hanya dua orang  anaknya saja yang ada dirumah. Sementara Yusman  dan istrinya pergi bekerja,” terang Wali Nagari Kotobaru Afrizal Khaidir.

Afrizal mengungkapkan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting arus pendek listrik di terminal listrik di dinding rumah korban.  Saat itu, anak Yusman yang duduk di bangku SMP melihat ada percikan api di colokan kabel televisi, yang membuat televisi tersebut langsung meledak dan menyambar perabotan lain yang ada di sekitarnya.

Melihat kejadian itu, kedua anak korban langsung berlarian keluar rumah untuk meminta bantuan warga sekitar. Namun sayang, api menjalar dengan cepat dan menghanguskan seluruh perabotan dan isi rumah lainnya, hingga tak ada lagi barang yang bisa diselamatkan. “Selain itu, satu unit sepeda motor yang biasa dipakai korban untuk mencari nafkah juga ikut hangus terbakar,” beber Wali Nagari.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam musibah itu. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari dinas Pol PP dan damkar kabupaten Solok yang turun ke lokasi, langsung bergerak cepat memadamkan api.

Yusman Firdaus bersama istrinya yang datang beberapa saat kemudian tak mampu berbuat banyak. Kedua pasutri yang hidup sebagai buruh tani itu hanya mampu menangis pilu menyaksikan rumah yang didiami bersama keluarganya nyaris tinggal puing.

BACA JUGA:  Empat Warga Kabupaten Solok Kembali Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Meski rumahnya masih berdiri, namun melihat kondisinya, rumah ini sudah tak layak ditinggali, karena kayu yang menjadi penyangga dinding dan atap rumah sudah menghitam dan menjadi arang,” ucap Afrizal.

Kebakaran Kotobaru
Wali Nagari Kotobaru Menyerahkan Bantuan Darurat Berupa Peralatan Rumah Tangga Untuk Membantu Keluarga Korban Kebakaran Di Jorong Bukik Kili, Selasa (19 Januari 2021)

Melihat kondisi itu, wali nagari kotobaru langsung membantu keluarga malang itu, dengan menyalurkan bantuan sembako dan peralatan dapur untuk memasak senilai Rp.3 juta.

“Ini bantuan darurat, untuk membantu beban korban sementara. Kami akan upayakan bagaimana korban kebakaran ini mendapat bantuan rehab rumah. Tadi kami sudah menghubungi Baznas kab. Solok, semoga ada solusinya,” ujat Wali Nagari.

Dari pantauan sementara, kata dia, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp. 150 juta. kerugian fisik bangunan sebesar Rp. 100 juta dan kerugian perabotan rumah tangga ditaksir berjumlah Rp. 50 juta. “Itu hanya taksiran sementara,” pungkasnya.