Beranda Daerah Kapolres Solok Silahturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah

Kapolres Solok Silahturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah

Kapolres
Kapolres Solok, AKBP Azhar Nugroho silahturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Angkatan Muda Muhammadiyah kabupaten Solok, Kamis (11 Februari 2021)

Beritanda1 – Kapolres Solok, AKBP Azhar Nugroho menggelar silahturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Angkatan Muda Muhammadiyah kabupaten Solok, Kamis (11 Februari 2021).

 

Pertemuan itu dilakukan di sekretariat Muhamadiyah Kabupaten Solok di kawasan Koto Baru. Kapolres diterima langsung ketua PDM, Afrijal Harun, Ketua PDA, Nofrida, dan pimpinan Pemuda Muhammadiyah.

Dalam pertemuan singkat itu, Kapolres Solok bersama pimpinan Muhammadiyah dan Ortom membahas berbagai isu terkini terkait Kamtibmas dan sosial kemasyarakatan.

“Saat ini berkembang beragam isu seperti intoleransi dan radikalisme yang berpotensi memecah masyarakat, kami harapkan bantuan dari Muhammadiyah untuk dapat memberikan kesejukan ditengah masyarakat,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga berharap, koordinasi antara Kepolisian dan Muhammadiyah semakin kuat dalam upaya mewujudkan ketentraman dan kedamaian ditengah warga Muhammadiyah maupun masyarakat luas.

Dalam kesempatan itu, juga dibicarakan berbagai potensi kerjasama antara kedua belah pihak, terutama dalam hal mewujudkan masyarakat yang aman dan damai.

“Kami siap membuka diri dan bekerjasama dengan Muhammadiyah dalam berbagai terutama soal sosial kemasyarakatan dan mewujudkan Kamtibmas,” terang Kapolres.

Menyambut hal itu, ketua PDM Kabupaten Solok, Afrijal Harun mengatakan, sebetulnya kerjasama antara pihak Polres dan Muhammadiyah di wilayah Solok sudah berjalan cukup lama.

“Alhamdulillah, selama ini koordinasi Polres Solok dan Muhammadiyah berjalan baik, terutama dalam hal mewujudkan kerukunan dan kedamaian ditengah masyarakat,” papar Afrijal Harun.

Ditegaskan Afrijal Harun, Muhammadiyah pada prinsipnya sangat mendukung persatuan dan kesatuan antar masyarakat dan umat beragama serta meminimalisir potensi perpecahan akibat perbedaan.

“Prinsip Muhammadiyah, tidak bisa ditawar, bagaimana menciptakan kedamaian, baik sesama warga maupun diluar Muhammadiyah,” tegasnya.

Muhammadiyah juga selalu dan siap bekerjasama dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya, sepanjang demi kemaslahatan bangsa dan negara serta kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Perantau Pulang Kampung Mencapai 5.363 orang, Bupati Solok Instruksikan Isolasi Mandiri 14 Hari

“Sepanjang Pemerintah masih berjalan dalam garis kebenaran, maka Muhammadiyah akan selalu bersama Pemerintah, namun apabila melenceng, maka akan mengkritik tapi kritikan yang konstruktif atau membangun,” tutupnya.

Reporter: Wezi Rismanto