Kantor KPU Pasaman Wajibkan Gunakan Hand Sanitizer Sebelum Masuk

107
Sekretaris KPU Pasaman, Yuliardi mencuci tangan sebelum masuk kantor.
Sekretaris KPU Pasaman, Yuliardi mencuci tangan sebelum masuk kantor.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman mewajibkan memakai hand sanitizer sebelum masuk kantor sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona. Kebutuhan terhadap hand sanitizer  telah disediakan  di depan pintu masuk Kantor KPU setempat .

Peralatan penangkal penularan infeksi virus covid-19 itu, diperuntukkan bagi komisioner, pegawai sekretariat KPU Pasaman tamu yang datang.

Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi melalui Sekretaris KPU Pasaman Yuliardi mengatakan, langkah itu dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) KPU RI nomor 4 tahun 2020 tentang Panduan Tindak Lanjut Pencegahan Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan KPU, KPU Provinsi/Komisi Pemilihan Independen Aceh, dan KPU/Komisi Pemilihan Independen Pemilihan Kabupaten/Kota.

“Berdasarkan SE KPU RI nomor 4 tahun 2020, dalam rangka meminimalisir serta pencegahan prefentif, setiap Satker KPU menyiapkan Hand Sanitizer. Alhamdulillah, pagi ini KPU Kabupaten Pasaman sudah menyiapkan satu hand sanitizer komplete di depan pintu masuk KPU Pasaman,” ujar Yuliardi, Selasa (24/3).

Yuliardi berharap, seluruh tamu KPU maupun pegawai di Sekretariat KPU untuk membersihkan tangan sebelum masuk ke Kantor KPU Pasaman. Tindakan itu, menurutnya salah satu bentuk pencegahan merebaknya virus corona yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia.

“Dalam rangka pencegahan, tiap tamu diharapkan melakukan sanitizer atau cuci tangan di depan kantor KPU Pasaman,” ungkap Yuliardi.

Lebih lanjut Yuliardi menyampaikan, dalam upaya pencegahan maka KPU Pasaman berlakuan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah bagi sejumlah pegawai di lingkungan Sekretariat KPU Pasaman.

BACA JUGA:  1.458 Rumah MBR di Pessel Akan Nikmati Air PDAM Tahun Ini

Selanjutnya, Yuliardi mengatakan bahwa dalam hal ini sebagian staf nanti akan bekerja dari rumah atau WFH, dengan ketentuan. Yakni; Dilarang meninggalkan tempat tinggal kecuali dalam keadaan mendesak. Mengaktifkan alat komunikasi seluler. Tetap melakukan komunikasi dengan atasan langsung. Dalam keadaan mendesak untuk kepentingan dinas dapat diminta hadir ke kantor.

Dalam rangka memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi serta layanan di Kantor KPU Kabupaten Pasaman tetap berjalan secara efektif dan efisien, dilakukan pembagian kehadiran bagi staf. Pihak KPU Pasaman menyiagakan 5 pegawai di sekretariat KPU, yang tiap harinya dilakukan secara bergantian. Untuk jam kerjanya sendiri ada pengurangan 2,5 jam.

“Dalam rangka melakukan upaya pencegahan dan meminimalisir serta melindungi pegawai dari resiko penyebaran virus corona, perlu penyesuaian sistem kerja pegawai bagi Pegawai Negeri Sipil/Pelaksana, Tenaga Honorer dan Tenaga Teknis Pendukung di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pasaman. Biasanya jam kerja antara pukul 07.30 WIB sampai 16.00 WIB. Sekarang berubah dari pukul 09.00 sampai 15.00 WIB,” pungkas Yuliardi.

Reporter: MA 

Facebook Comments

loading...