Beranda Birokrasi Kadis Nofenril : Surat Mendagri Terbaru, Pilwana Dilanjutkan

Kadis Nofenril : Surat Mendagri Terbaru, Pilwana Dilanjutkan

Pilwana
Kadis PMDPPKB Tanah Datar Nofenril sebutkan tahapan Pilwana dilanjutkan

Beritanda1 – Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 4 Tahun 2020, Pilwana (Pemilihan Wali Nagari) Serentak di Tanah Datar telah dijadwalkan  dari tahap persiapan 10 Februari 2020 sampai penetapan pemenang tanggal 13 Oktober 2020.

“Kita telah laksanakan tahapan sesuai yang diatur dalam Perbup Tanah Datar Nomor 4 Tahun 2020. Namun karena pandemi Covid-19 melanda, tahapan Pilwana  ditunda sesuai Surat Mendagri Nomor 141/2577/SJ tanggal 27 Maret 2020,” terang Kadis PMDPPKB Nofenril, di ruang kerjanya, Senin (6/9/2021).

Disebutkan Nofenril, tahapan Pilwana yang telah dilaksanakan dimulai dari pembentukan Panitia Pemilihan Kabupaten dan tingkat Nagari, Penyerahan dan pemuktahiran data Daftar Pemilih Sementara (DPS) sampai ke sebagian tahapan pencalonan.

“Saat ditunda sesuai Surat Mendagri, Bakal Calon Wali Nagari yang telah ditetapkan Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) sebanyak 122 orang dari 21 Nagari di 11 Kecamatan se Tanah Datar,” sebut Nofenril didampigi Kabid Pemerintahan dan Keuangan Desa Miza Aziz.

Kadis
Kadis Nofenril Didampigi Kabid Pemerintahan Dan Keuangan Desa Miza Aziz.

Ditambahkan Nofenril, karena Pandemi Covid-19 cukup tinggi terjadi di Indonesia dan Tanah Datar khususnya, Kemendagri telah 6 (enam) kali membuat surat penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa/ Walinagari Serentak dan Pemilihan Kepala Desa/Walinagari Antar Waktu yang dialamatkan kepada Bupati dan Walikota se Indonesia.

“Tentunya, selaku pemerintah daerah kita harus patuh dan taat terhadap pemerintah pusat terhadap penundaan Pemilihan walnag ini sesuai arahan Surat Mendagri. Dan Pemkab menindaklanjuti juga dengan Surat Sekda serta Perbup Tanah Datar Nomor 26 tahun 2020 tentang penundaan jadwal Pemilihan,” ujarnya.

Namun demikian, Nofenril menambahkan, sesuai surat Mendagri Nomor 141/6251/SJ tanggal 9 Agustus 2021 yang menyebutkan penundaan pesta demokrasi tingkat nagari dilakukan dalam rentang waktu 2 bulan ke depan, setidaknya sedikit memberikan harapan Pemilihan bisa dilaksanakan tahun 2021.

BACA JUGA:  Bertambah 23, Jumlah Positif Covid-19 di Sumbar 144 Orang

“Kita berharap tidak ada lagi penundaan ini, sehingga selepas 9 Oktober, tahapan lanjutan Pemilihan bisa dilaksanakan sehingga pertengahan Desember 2021, 21 Nagari akan mempunyai Wali Nagari yang baru,” ujarnya.

Diungkapkan Nofenril lagi, harapan agar pemilihan wali nagari dapat dilanjutkan tahun ini sejalan dengan dana yang telah dianggarkan untuk pelaksanaan Pemilihan Serentak.

“Dalam anggaran 2021 ini kita sudah siapkan anggaran untuk pelaksanaan Pilwana ini, termasuk penyediaan elemen dan alat pendukung Prosedur Kesehatan (Prokes) saat pencoblosan di TPS, seperti penyediaan APD bagi petugas, masker dan lainnya, demikian juga pemerintah nagari sudah menganggarkan pelaksanaannya,” tukasnya.

Terakhir, Nofenril berharap dan menghimbau kepada masyarakat ataupun pihak terkait lainnya untuk bersama menyukseskan Pilwana Serentak di Tanah Datar.

“Mari bersama kita sukseskan Pilwana ini ke depan, namun tentunya sesuai arahan dan penerapan Protokol Kesehatan yang ditetapkan, sehingga  nantinya tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19 di Tanah Datar,” tutupnya.

Reporter: Dvd

 

Artikel sebelumyaRatusan Pelajar Antusias Ikuti Program Vaksinasi Merdeka di Tanah Datar, Plt Sekda: Ini Mempercepat Terbentuknya Herd Imunity
Artikel berikutnyaAlat Pemisah Darah Rusak, Ketua PMI Kota Solok Harapkan Alat Baru