Kabut Asap Kiriman Provinsi Tetangga Mulai Dirasakan Masyarakat Pasaman

PASAMAN – Dua hari belakangan, kabut asap mulai terlihat jelas menyelimuti Kabupaten Pasaman. Bahkan, kabut asap tersebut sudah mulai terasa dan berbau.

Diakui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, Ricky Riswandi, saat ini kabut asap kiriman memang mulai terlihat jelas di Kabupaten Pasaman.

Untuk sementara, katanya, masyarakat diminta agar mengurangi aktifitas di luar rumah. Dan jikapun sangat diperlukan untuk keluar rumah, masyarakat diminta agar mengenakan masker atau penutup hidung.

“Untuk mengurangi kabut asap di daerah ini, kita mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama meletakkan baskom berisi air yang dicampur garam dihalaman rumah, agar terjadi proses penguapan untuk memicu hujan turun,” harap Ricky, Sabtu (14/9/2019).

Disamping itu, dia juga mengajak masyarakat agar segera berkonsultasi ke pelayanan kesehatan terdekat jika masyarakat mengalami mata perih atau terjadi radang tenggorokan.

“Untuk sementara, kita menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan aktifitas pembakaran, baik itu sampah, lahan atau ladang,” ungkapnya.

Dari pantauan, tampak dijalanan Kota Lubuk Sikaping, Masyarakat sudah mulai menggunakan masker untuk bepergian keluar rumah.”Iya, Kita harus waspada akan keadaan kabup asap yang mulai pekat. Kita harap semoga hujan cepat datang dan keadaan udara kembali normal,” ujar Yosep, salah seorang warga Lubuk Sikaping.

Reporter: MA
Editor     : Melatisan

Facebook Comments

BACA JUGA:  Wako Padang Panjang Jawab Pemandangan Umum DPRD, Islamic Center Tetap di Prioritaskan
loading...