Jembatan Penghubung Nagari Sisawah dan Manganti di Sijunjung Ancam Keselamatan Warga

Jembatan pengubung antar nagari yang ada di Kecamatan Sumpur Kudus yang kondisinya sudah mulai lapuk dan rapuh. Warga setempat meminta pemerintah daerah Kab. Sijunjung agar segera memperbaikinya.

SIJUNJUNG—Masyarakat  Kecamatan Sumpur Kudus meminta Pemerintah daerah Sijunjung segera memperbaiki Jembatan kayu di Jorong Simawik Kenagarian Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus. Pasalnya, jembatan yang merupakan jalur penghubung bagi masyarakat Nagari Sisawah dan Nagari Manganti tersebut kondisinya kini memprihatinkan dan lapuk dimakan usia.

“Kami harap jembatan ini segera diperbaiki, karena sudah lapuk. Kami khawatir kondisi ini mengancam keselamatan warga yang saban hari melintasi jembatan tersebut,” kata tokoh masyarakat setempat Ervenely (56) yang akrab disapa Ujang Ongku kepada wartawan, Selasa (20/8).

Disebutkannya, meski telah lapuk dimakan usia, namun masyarakat terpaksa untuk tetap melintasinya, karena jembatan tersebut sayu-satunya yang menghubungkan ke dua nagari tersebut.

“jembatan ini merupakan jalur utama yang bisa dilewati untuk membawa berbagai hasil bumi dan barang kebutuhan lainnya, sebagai penunjang perekonomian masyarakat di daerah ini,”ujarnya.

Dia menyayangkan, kondisi seakan dibiarkan saja. Pasalnya, untuk perbaikan dan renovasi jembatan dengan panjang bentang 8 meter dan masuk sebagai jalan Kabupaten tersebut, sudah dirumuskan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) Nagari Sisawah. Masyarakat setempat pun sudah sepakat perbaikan jembatan itu menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda-tunda.

” Walaupun sudah berulang kali dirumuskan dan dibahas dalam musrenbang sejak 2013 hingga 2018 yang lalu tetapi sampai sekarang masih dibiarkan lapuk tanpa perbaikan,” bebernya.

Lantaran jembatan tersebut merupakan bagian dari ruas jalan kabupaten, masyarakat Sisawah kata Ujang, khususnya warga Simawik sangat mengharapkan Pemkab Sijunjung segera turun tangan memperbaikinya dan jangan sampai menunggu jatuh korban. “Masyarakat minta jembatan ini segera dibangun permanen,” kata Ujang Ongku yang juga mantan Wali Nagari Sisawah tersebut.

Ujang bersama warga masyarakat lainnya berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Sijunjung cepat tanggap dalam menangani masalah tersebut. Sehingga warga masyarakat yang melintasi jembatan tersebut merasa aman dan nyaman. “ Kalau arus transportasi lancer, tentunya juga akan berdampak terhadap arus barang dan jasa yang  menjadi urat nadi perekonomian masyarakat,” tutupnya.

BACA JUGA:  Sumarak Pasisia 2019, Hendrajoni : Generasi Milleneal Harus Lestarikan Warisan Budaya Lokal

Reporter: OGAI

Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...