Jaga Stabilitas Pangan, Pesisir Selatan Terima 142. 290 Kg Benih Tanaman Pangan dari Kementan RI

Benih
Bupati Hendrajoni didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Pesisir Selatan, Nuzirwan serahkan benih Jagung Hybrida untuk kelompok tani se Kecamatan Sutera di Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih, Selasa (30 Juni 2020).

Beritanda1 – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus menggugah masyarakat untuk tetap optimis membangun sektor pertanian pada masa pandemi Covid 19 ini. Hal itu  sangat urgent agar masyarakat sadar, bahwa pangan tidak boleh terhenti berproduksi.

 

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Pesisir Selatan, Nuzirwan menyebutkan, ajakan Pemkab Pesisir Selatan sejalan dengan gerakan peningkatan ekspor komoditi pertanian yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.

Karena alasan itu, Pesisir Selatan tahun 2020 ini memperoleh bantuan benih dari Direktorat Pembenihan Kementerian Pertanian serta Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan tersebut, menurut Nuzirwan, meliputi  benih komoditi tanaman pangan, berupa Padi dan Jagung.

” Alokasi benih padi untuk areal persawahan seluas 1.562 hektare dengan total bantuan 39.050 kilogram. Sementara, bantuan benih jagung dengan 2 varietas, yaitu Bisi 18 dan NK 212 untuk lahan seluas 9,486 hektare dengan total bantuan 142.290 kg” ujar Nuzirwan, usai penyerahan bantuan benih Jagung Hybrida secara simbolis kepada kelompok tani se Kecamatan Sutera di Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih, Selasa (30 Juni 2020).

Dikatakan,  dari alokasi bantuan tersebut, untuk Kecamatan Sutera bakal disalurkan bantuan benih Jagung pada 28 kelompok tani dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 656 orang, dengan total luas lahan mencapai 580 hektare.

“Meski pendistribusian bantuan dilakukan dimasa pandemi, namun kami tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19, yaitu memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan,” ungkapnya.

Ia menuturkan, sesuai visi bupati yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan yang Mandiri, Unggul, Agamais, dan Sejahtera, maka pihaknya menjalankan misi pertama yaitu melaksanakan reformasi birokrasi dengan aparatur yang bersih dan responsif dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta misi ke empat yaitu meningkatkan produksi dan nilai tambah dengan tetap mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  Tahun ini, SPBU Muara Labuh Kembali Sediakan Premium

“Berkaitan dengan dua misi tersebut, walaupun tahun ini terjadi refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, kita jajaran dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Pesisir Selatan tetap konsisten sampai ke lapangan untuk peningkatan produksi tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Langkah ini sesuai motto Pertanian Jaya, Petani Sejahtera, dan Pesisir Selatan Maju,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Hendrajoni memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait, khususnya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Pesisir Selatan.

“Jadi, saudaraku semua tidak usah ragu dan bimbang. Apa saja jenis bantuan untuk pertanian bakal kita upayakan ke pusat. Silahkan buat saja proposalnya, Insya Allah di kabulkan,” kata bupati menegaskan.

Reporter: Okis Rockin

Facebook Comments

loading...