Jadi Penyebab Kecelakaan MotoGP Belanda, Rossi Minta Maaf

Valentino Rossi

Jakarta—Balapan MotoGP yang berlangsung di Belanda, Minggu (30/6), menjadi akhir pekan yang buruk bagi Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. Pasalnya, dia terlibat kecelakaan dengan Takaaki Nakagami (LCR Honda) pada balapan MotoGP

Pada lap kelima, Valentino Rossi berusaha melewati Nakagami di tikungan 8 untuk meraih posisi ke-10. Namun, motor Nakagami dan Rossi bersenggolan sehingga Nakagami tergelincir di lintasan pasir. Nakagami merasa kesakitan sehingga harus dibantu oleh marshal.

Rossi, yang juga terjatuh, tidak mengalami cedera berat dan langsung menghampiri pebalap asal Jepang tersebut untuk melihat kondisinya. Valentino Rossi dan Takaaki Nakagami lolos dari cedera serius setelah kecelakaan berkecepatan tinggi tersebut.

Nakagami sempat menjalani pemeriksaan medis dan dinyatakan dalam kondisi fit untuk menjalani seri balap MotoGP Jerman, 5-7 Juli. “Masalahnya adalah saya mencoba menyalip Nakagami di awal tikungan 8, tetapi saya mungkin agak terlalu banyak keluar dari jalur balap. Saya kehilangan kendali di ban depan dan sayangnya saya juga menyingkirkan Nakagami,” kata Rossi seperti dilansir dari BolaSport.com.

Pebalap gaek asal Italia itupun menunjukkan sportifitasnya dengan menyampaikan permohonan maaf atas insiden itu.  “Saya harus minta maaf karena itu adalah kesalahan saya. Itu kecelakaan yang cukup besar. Untungnya saya baik-baik saja dan aku tahu bahwa juga Taka baik, jadi ini penting,” ujarnya.

Bagi Rossi, ini merupakan kegagalan ketiga secara beruntun pada balapan. Sebelumnya, Valentino Rossi gagal finis pada MotoGP Italia dan MotoGP Catalunya.

Musim ini, pebalap berjulukan The Doctor tersebut baru finis kedua pada MotoGP Argentina dan finis ketiga pada MotoGP Americas. Selanjutnya, Rossi finis keenam dan kelima pada MotoGP Spanyol dan MotoGP Perancis. “Tiga tabrakan berturut-turut sangat memalukan karena Mugello, Barcelona dan Assen adalah tiga trek favorit saya,” aku Rossi.

BACA JUGA:  Gelar Trabas, Ratusan Peserta Trail Adventures Jelajahi Sejumlah Lokasi Wisata di Dharmasraya

“Jadi sangat disayangkan juga untuk kejuaraan. Tetapi yang penting adalah mencoba menemukan solusi untuk menjadi lebih cepat karena itu adalah akhir pekan yang sulit, di mana saya juga memiliki nasib buruk. Masalah yang lebih besar adalah, seperti di Mugello, saya cukup lambat.”

Pebalap berusia 40 tahun ini menilai penyebab dia menjadi sangat lambat karena stabilitas motor yang membuatnya merasa tidak nyaman. “Kami harus menemukan sesuatu karena biasanya di lintasan ini performa saya selalu baik. Jadi kami membutuhkan sesuatu yang berbeda,” ujar Rossi.

Namun, Rossi mengira mereka menemukan sesuatu yang lebih baik untuk balapan dan ingin dia coba pada akhir pekan depan di Jerman. “Hari ini kami memodifikasi motor. Saya sudah jauh lebih cepat daripada dalam latihan. Jadi, ada baiknya mendapat perubahan di Sachsenring minggu depan karena sepertinya kami menemukan sesuatu yang sedikit lebih kompetitif. Kita akan lihat di Jerman,” ungkapnya.

Berbeda sekali dengan masalah Rossi, rekan setimnya Maverick Vinales, meraih kemenangan pertama Yamaha musim ini. Sementara itu, pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, naik podium ketiga. “Ini hasil yang bagus untuk tim dan saya merasa senang untuk Yamaha karena ini adalah kemenangan yang penting, dan dengan tulus Maverick pantas mendapatkan kemenangan ini karena dia membalap sangat baik sejak Jumat pagi,” kata Rossi.

Rossi kembali harus mengalami puasa gelar setelah memenangi balapan MotoGP Belanda 2017. Rossi kini berada di urutan kelima dan  menjadi pebalap Yamaha teratas saat ini, tetapi kini dia hanya unggul lima poin atas Quartararo. Terakhir kali Rossi gagal menyelesaikan tiga balapan berturut-turut pada MotoGP 2011 bersama Ducati. Saat itu, dia gagal finis pada  GP Jepang, GP Australia dan GP Valencia.

BACA JUGA:  Lima Pemain yang Cocok Untuk Skuad Pirlo di Juventus

Sumber : Kompas

Editor : MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...