Izin Baralek Warga Padang Panjang Dihentikan Sementara

baralek
Fadli Amran Wako Padang Panjang

Beritanda1 –Pemerintah kota Padang Panjang akhirnya menghentikan sementara izin pelaksanaan pesta perkawinan (baralek) bagi warga di daerah itu. Kebijakan tersebut diambil menyusul meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Padang Panjang sejak sepekan terakhir.

 

Hal itu diungkapkan Walikota Padang Panjang, Fadly Amran saat vidcon Implementasi Pengendalian Resiko Penyebaran Covid-19 bersama Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Irwan Prayitno  dan Walikota/Bupati se-Sumatera Barat, Senin (07 September 2020).

Turut hadir, Wakil Walikota Padang Panjang, Drs. Asrul, Sekretaris Daerah Kota Padang, Sonny Budaya Putra, AP, M.Si dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintahan Kota Padang Panjang.

Walikota Fadly Amran mengatakan, penghentian sementara kegiatan pesta baralek dan beberapa kegiatan laiinnya telah tertuang didalam Instruksi Walikota Nomor 72 Tahun 2020 dan efektif mulai berlaku sejak tanggal 7 September 2020.

“Keluarnya instruksi ini mengingat penyebaran dominan kasus positif Covid-19 di Kota Padang Panjang berasal dari klaster kegiatan pesta perkawinan dan pendatang dari luar daerah, maka untuk itu kami mengeluarkan Instruksi Walikota Nomor 72 Tahun 2020,” jelasnya.

Selain pesta baralek warga, Pemko Padang Panjang juga menghentikan sementara olahraga bersama, kegiatan kerumunan yang melibatkan banyak orang.  Pihaknya juga mewajibkan tes swab bagi tamu atau pendatang yang berasal dari luar daerah.

Di samping itu, ia juga telah menginstruksikan kepada Satpol-Pol kota Padang Paniang yang bekerja sama dengan TNI-Polri untuk melakukan razia terhadap masyarakat yang masih enggan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker saat keluar rumah dan lain-lain.

Razia ini akan dilakukan di tempat – tempat umum seperti pasar, jalan raya dan lain-lain. “Sekurang kurangnya tiga kali dalam seminggu petugas akan turun ke lapangan. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi sosial langsung dari petugas,” tegasnya.

BACA JUGA:  Dihondoh Longsor, Dinding Rumah Warga di Silago Jebol Hingga Rusak Berat

Untuk sekolah sendiri, Wako Fadly mengatakan per-hari ini pembelajaran bertatap muka masih tetap dilakukan. Namun jika kasus Covid-19 ini semakin naik bukan tidak mungkin Pemko Padang Panjang akan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno sangat mengapresiasi atas tindakan yang telah diambil oleh Pemerintah Kota Padang Panjang. “Dengan tindakan tegas yang telah diambil oleh Walikota Padang Paniang ini, Semoga kasus Covid-19 dapat terkontrol dengan baik. Kami Pemprov Sumbar juga sedang menyiapkan Perda untuk ini,”ucapnya.

Sementara itu, pada Senin (7 September 2020) terjadi lagi penambahan positif Covid-19 warga kota Padang Panjang sebanyak 3 (tiga) orang sedangkan sehari sebelumnya tercatat sebanyak 22 orang penambahan konfirmasi positif Covid-19. Mirisnya seluruh pertambahan tersebut terpapar dari tamu keluarga pesta baralek pemilik ABMart di Kampung Manggis Kota Padang Panjang.

Reporter: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...