Beranda Daerah Istri Ketua MK Meninggal Dunia, Sidang PHPU Pilkada Kabupaten Solok Ditunda

Istri Ketua MK Meninggal Dunia, Sidang PHPU Pilkada Kabupaten Solok Ditunda

MK
Gedung MK (Mahkamah Konstitusi) foto: Istimewa

Beritanda1- Sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Solok di Mahkamah Konstitus (MK) hari ini, Jum’at (26 Februari 2021) ditunda.

 

Sidang dengan agenda pembuktian dengan mendengarkan keterangan saksi dari pihak pemohon H. Nofi Candra-Yulfadri, pihak termohon KPU Kabupaten Solok dan pihak terkait tersebut, mengalami penundaan lantaran kabar duka yang menimpa ketua MK Anwar Usman.

Kabar duka itu terkait meninggalnya istri ketua Mahkamah konstitusi Suhada Anwar Usman tadi pagi.

“Iya ada penundaan, kami barusan dapat kabar dari tim kuasa hukum bahwa istri ketua MK meninggal dunia,” kata Nofi Candra kepada Beritanda1.com.

Nofi menyebutkan, sidang PHPU yang seyogyanya akan digelar sejak pukul 08.00 WIB itu, direncanakan akan digelar pada pukul 14.00 WIB, atau selepas shalat Jum’at.

“Itu info terakhir yang kami terima, sidang akan digelar nanti jam 14.00 WIB,” ujarnya.

Sementara itu, dari informasi yabg didapat, Suhada Anwar Usman dilaporkan mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Bethsaida, Serpong, Tangerang.

“Innalillahi wa Inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Suhada Anwar Usman (istri Ketua Mahkamah Konstitusi RI) pada hari ini Jumat pukul 07.08 WIB di RS Bethsaida, Serpong. Mudah-mudahan husnul khotimah,” kata Juru Bicara Mahkamah Konstitusi RI, Fajar Laksono sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

Informasi yang didapat, kata Fajar, bahwa Suhada terkena serangan jantung. Rencananya, almarhumah Suhada akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sela Pajang Jaya, Tangerang.

“Infonya serangan jantung. Dimakamkan di TPU Sela Pajang Jaya, Kota Tangerang, Samping Bandara M1, bada salat Jumat,” ucap Fajar.

Reporter: MALIN MARAJO

BACA JUGA:  Polres Payakumbuh Gagalkan Peredaran 100 Kg Ganja Asal Sumut