Inovasi Dinas Perkim-LH Sijunjung Munculkan eks TMP Menjadi Taman Wisata

taman
Salah satu titik melakukan swafoto yang bagus dari puncak taman Bukit Gadang sembari menikmati pemandangan alam ibu Kabupaten Sijunjung

Beritanda1 – Dinas Dinas Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kabupaten Sijunjung memunculkan inovasi baru. Berbekal  rasa kebersamaan, lahan bekas Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa  akhirnya disulap menjadi taman rekreasi bagi keluarga.

 

Taman bermain Bukit Gadang Sijunjung, meski pengerjaannya belum rampung benar, namun setiap hari pengunjung tak pernah sepi. Lokasi yang berada di lereng seberang kantor bupati Sijunjung, Dinas Perkim LH memanfaatkan  biaya swadaya antar jajaran setempat.

Disela petugas membenahi berbagai fasilitas yang belum tuntas,  pengunjung telah bisa menikmati pemandangan yang luar biasa. Dari lokasi taman Wisata Bukit Gadang ini, terlihat jelas  bangunan kantor bupati Sijunjung dan lapangan  stadion M.Yamin. SH, termasuk pemukiman warga dan jejeran perkantoran di sekitar ibu kabupaten berjuluk Lansek Manih itu.

Saat ini, para orang tua bisa mengajak anak-anak bermain di  Taman Wisata Bukik Gadang,, para remaja dan siapa saja sudah bisa menikmati pemandangan alam. Dalam lokasi taman, juga tersedia pemandangan miniatur kincir angin, menara eiffel ala Lansek Manih dan Tugu Monas serta menggunakan berbagai objek permainan anak-anak seperti arena memanjat, ayunan dan sebagainya.

“ Semuanya gratis. Tapi seluruh pengunjung harus menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan yang telah tersedia di taman,” ungkap Kepala Dinas Perkim LH, Riky Maynaldi Neri, Jumat (5/6).

kantin
Di pojok taman wisata tersedia kantin untuk rehat sambil menikmati berbagai minuman dan makanan disela sejuknya udara dan pemandangan alam Sijunjung

Didampingi Manager Taman Wisata Bukit Gadang, Muslim, Kepala Dinas Perkim LH Sijunjung  menyebutkan, pengerjaan pembuatan taman Bukit Gadang belum memanfaatkan dana APBD.

“ Munculnya ide menjadikan eks TMP ini menjadi taman wisata, setelah lahan itu masuk ke dalam aset Perkim-LH menyusul bergabungnya petugas K3 dan Pertamanan ke Dinas Perkim-LH,” Sampai saat ini kita masih mamanfaatkan dana swadaya,” terang Riky.

BACA JUGA:  Jadi Irup di SMKN 2 Sijunjung, Ini Amanat Kapolres Sijunjung

Setiap hari, sekitar 10 sampai 40 petugas K3 dibawah bimbingan Muslim, yang punya keahlian bertukang dan berjiwa seni, secara bergiliran diberdayakan bekerja di lokasi taman.

“ Secara bertahap, lokasi itu akan dilengkapi dengan kebun binatang mini, Flying fox, saran bermain anak, temoat edukasi bagi anak TK dan lokasi outbond,” jelas Riky.

Reporter: Sy. Husen

Facebook Comments

loading...