Bupati Hendrajoni: Guru Jangan Paksakan Kehendak Kepada Siswa

4

PENDIDIKAN

PAINAN–Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan, guru sebagai tenaga pengajar jangan memaksakan kehendak kepada siswa ketika mengajar di sekolah yang ditempatkan.

“Ya, jangan paksa anak didik untuk mengikuti apa kemauan guru. Apalagi sampai melakukan kekerasan terhadap anak. Ini bisa fatal akibatnya,” ujar dia saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi dan lounching Sekolah Ramah Anak di Hotel Triza Painan, Selasa (10/9).

Sosialisasi Sekolah Ramah Anak diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan, serta diikuti oleh sejumlah Kepala Sekolah SD, SLTP dan SMA.

Menurut dia, guna menghindari kekerasan terhadap anak, maka guru harus memahami psikologis dan bakat anak didik.

“Jika hal itu dipahami, maka guru akan mudah membimbing serta mengarahkan masa depan anak seperti yang diharapkan,” katanya.

Bupati berharap, seluruh kalangan pendidik dan masyarakat ikut mendorong Kabupaten Pesisir Selatan menjadi kabupaten ramah anak dan layak anak.

“Mari bersama-sama kita menjadikan Pesisir Selatan sebagai daerah layak anak,” tuturnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pessel Zulfian Apriyanto menyebutkan, sebanyak 77 peserta, 1 orang terdiri dari Kemenag, 37 orang Kepala Sekolah Dasar Negeri, 17 orang dari Madrasah Tsanawiyah Negeri, 12 orang dari Sekolah Menengah Pertama, 8 orang dari Sekolah Menengah Atas, 2 orang dari Madrasah Aliyah Negeri dan 1 orang dari Sekolah Menengah Kejuruan.

“Pemateri dari kegiatan ini kami hadirkan dari Dinas PPPA Sumbar, Dinas Pendidikan Provinsi dan Psikolog dari RS Jiwa Padang,” ucapnya.

BACA JUGA:  Polres Pessel Bekuk Kawanan Perampok Bersenpi Asal Medan

Reporter: OKIS ROCKIN

Editor: MALIN MARAJO

Loading...
loading...