Hendrajoni: Korban Kerusuhan di Papua Adalah Pejuang Daerah

PAINAN–Para perantau Pessel yang menjadi korban kerusuhan di Wamena Papua, merupakan pejuang daerah yang meninggal di perantauan dan harus diperlakukan dengan baik, sampai proses pemakaman di kampung halaman.
“Ya, mereka adalah para pejuang daerah yang ditakdirkan meninggal di rantau orang, mari kita do’akan dan sambut dengan sebaik-baiknya,” tutur Bupati Pessel Hendrajoni, Kamis (26/9).
Bupati Hendrajoni meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, untuk mempersiapkan dan memfasilitasi penyambutan kepulangan 8 jenazah korban kerusuhan Wamena, Papua, dengan sebaik baiknya.
Untuk pemulangan jenazah, kata Bupati, pihaknya bakal menyediakan delapan ambulan untuk membawa jenazah dari BIM ke Pesisir Selatan.
Sesuai rencana, jenazah bakal disambut oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di BIM dan selanjutnya akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain bentuk fasilitas, Pemda dan Baznas Pessel juga akan memberikan uang duka kepada ahli waris.
Sebagaimana diketahui, fasilitas pesawat pemulangan jenazah dari Papua ke Padang diberikan oleh Pemkab Jaya Wijaya, sedangkan peti jenazah disiapkan oleh Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Papua melalui bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Nanti Pemkab Pessel bakal melaksanakan prosesi pemulangan jenazah mulai dari BIM, selanjutnya singgah di Kantor Bupati untuk disemayamkan kemudian diantarkan ke Batang Kapas, Lengayang dan Bayang Utara,” katanya.
Hendrajoni berharap segala proses pemulangan jenazah dapat berjalan dengan baik dan tidak menemui kendala sedikitpun, sehingga dapat dimakamkan dengan selayaknya di rumah duka.
Reporter: OKIS ROCKIN
Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

BACA JUGA:  Tertimbun Tanah, Seorang Pekerja Galian di Pesisir Selatan Meninggal Dunia
loading...