Hendak Jual Sabu Kepada Petugas, Dua Warga Kota Solok Kembali Ditangkap

AROSUKA–Hanya berselang dua hari dari penangkapan sebelumnya, Jajaran Sat Resnarkoba Polres Solok kembali meringkus dua orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu di daerah itu. Malangnya, tersangka masing-masing Rangga (23) dan Iqbal (18) yang merupakan warga Kota Solok tersebut ditangkap saat hendak menjual barang haram tersebut kepada salah seorang anggota polisi yang menyamar.

Keduanya ditangkap di pinggir jalan umum Solok-Padang, tepatnya di depan Kantor Pos samping SPBU Kotobaru Jorong Simpang Nagari Koto Baru Kec.Kubung Kab.Solok, Jum’at (23/8) malam.

Kapolres Solok AKBP. Ferry Irawan, S.Ik melalui Kasat Resnarkoba Iptu Eko Kurniawan, SH kepada beritanda1.com mengatakan, pelaku ditangkap sekira pukul 19.20 Wib. Berawal dari adanya laporan masyarakat sekitar pukul 18.00 wib yang menyebutkan bahwa kedua tersangka memiliki narkoba jenis sabu.

Menindaklanjuti laporan itu, tim sat Resnarkoba Polres Solok melakukan penyamaran (undercover) dengan cara memesan narkotika jenis sabu kepada tersangka Rangga melalui telpon dan berjanji akan melakukan transaksi di dalam halaman SPBU Pertamina Koto Baru Kec.Kubung Kab. Solok.

Benar saja, sekitar 30 menit setelah menelfon tersangka Rangga yang belakangan diketahui merupakan warga Perumnas Nusa Indah VI Rt.003 / Rw.004 Kelurahan Nanbalimo Kec.Tanjung Harapan Kota Solok  tersebut sampai di dekat SPBU Koto Baru, tepatnya dipingir jalan umum di depan kantor Pos Koto Baru.

Rangga datang dengan menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja warna merah dan bertemu dengan anggota yang melakukan penyamaran (undecover) tersebut. Sesaat kemudian, Rangga mengajak salah satu anggota (diboncengi) ke tepi jalan keluar halaman SPBU, untuk memberikan barang yang diduga narkotika jenis sabu kepada anggota yang menyamar tersebut.

Setelah keduanya  sampai di tepi jalan, datang Iqbal  yang merupakan teman Rangga seorang pelajar asal Perumnas Tanjung Paku Kec.Tanjung Harapan Kota Solok dari seberang jalan menuju ke arah Rangga. Iqbal kemudian memberikan sebuah kotak rokok merek Maqnum yang diduga berisikan narkotika jenis sabu tersebut.

BACA JUGA:  Ditengah Pandemi Covid-19, PLN UP3 Solok Gelar Kesiapan Pelayanan Teknik

Dari tangan Iqbal, Rangga kemudian memberikan kotak rokok merek Magnum yang di dalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu tersebut kepada anggota yang menyamar. Kedua pelaku tak mampu berbuat banyak, selain hanya bisa pasrah, ketika petugas langsung meringkusnya, karena tak menduga telah melakukan transaksi narkoba dengan petugas.

“Begitu melihat para tersangka mengeluarkan barang bukti narkoba tersebut, kami langsung menangkapnya, sehingga mereka tak mampu berbuat banyak,” beber Iptu Eko Kurniawan.

Dugaan polisi ternyata benar, setelah dilakukan pengeledahan ditemukan yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klim warna bening didalam kotak rokok merek magnum warna biru tersebut.  “Tersangka Rangga mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya yang akan dijual kepada anggota yang melakukan penyamaran (undercover),” kata Eko.

Bersama kedua tersangka, Polisi juga mengamankan satu Paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klim warna bening, satu buah kotak rokok kosong merek magnum warna biru dan satu unit sepeda motor merek kawasaki Ninja warna merah dengan nomor Polisi BA 4994 AP, beserta kunci kontak. “ Tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolres Solok guna proses perkaranya lebih lanjut,” tutup Eko.

Reporter: MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...