Hebat, Tol Listrik Sumatera Dharmasraya-Muara Labuh Segera Berfungsi

SOLOK SELATAN –Jaringan transmisi 275 kilo volt (kV) yang merupakan tol listrik Sumatera telah dilakukan pengujian. Artinya, sudah adanya tegangan listrik dari transmisi jaringan yang menghubungkan jaringan listrik Gardu Induk (GI) 150 kV Sungai Rumbai, Dharmasraya menuju GI 150 kV PLTP Pekonina Muara Labuh, Solsel.
“Alhamdulillah, mulai Selasa (27/8) sekira pukul 22.00 WIB Jaringan transmisi yang menghubungkan GI Solsel dengan GI Dharmasraya sudah dilakukan pembebanan daya dan telah bertegangan dalam rangka pengujian,” kata Manajer PLN UPPJ Sumbar Hendro Prasetyawan, Rabu (28/8).
Menurutnya, daya listrik yang digunakan saat ini berasal dari jaringan transmisi 275 kV tol listrik Sumatera. “Diharapkan GI Pekonina Muara Labuh dapat beroperasi normal dengan trafo daya 150/20 kVsebesar 30 milli VA pada akhir bulan September 2019 sehingga kepada seluruh warga Solsel dapat ikut menjaga keberadaan jaringan 150 kV milik PLN agar dapat aman dan handal dalam melayani kebutuhan listrik di Solsel nantinya,” ucapnya.
Ia mengatakan pembangunan dua transmisi GI itu dihubungkan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV sepanjang 100 km. Jaringan itu bermanfaat utama untuk Solsel, karena daya listrik akan lebih stabil. “Insyaallah listrik PLN tidak akan sering mati lagi. Sebab, terhubung langsung dari tol Listrik Sumatra melalui tiang-tiang kabel setinggi 35 meter,” katanya.
Selama ini, imbuhnya, masalah Solsel dapat pasokan dari GI Solok yang jauhnya 100 km lebih dengan tegangan 20 kV dan tiangnya sangat rendah. Sehingga sering terjadi gangguan dijalan dan tegangan sudah turun banyak sampai di Solsel.
Terpisah, Site Support Manager PTSEML, Nofrins Napilus menyebutkan pengujian merupakan tahap uji coba jaringan transmisi GI. “Nanti, sekitar 1-2 bulan lagi PTSEML  akan bisa memasok daya 80 MW untuk tol listrik Sumatera dan juga listrik untuk Solsel. Jika semua proses dan tahap pengujian berjalan lancar, insyaallah awal Desember 2019 SEML akan resmi berproduksi,” katanya.
Pihaknya, ikut memberikan apresiasi untuk tim PLN dengan dukungan PLN Sumbagteng dan kontraktor-kontraktor yang kerja keras bergantian hampir 24 jam se-hari untuk membangun dua unit GI (Pekonina dan Sungai Rumbai) serta 306 menara transmisi SUTET 150 kV dan beberapa 275 kV sepanjang hampir 100 km dari PLTP Muara Labuh ke Sungai Rumbai. “Untuk menyalurkan daya listrik yang akan dihasilkan oleh PLTP Muara Labuh sebesar 80 MW, untuk tahap I dari target 220 MW,” ujarnya.
Perjuangan, itu imbuhnya melibatkan ratusan orang yang bekerja paralel membangun menara-menara transmisi dan merentang kabel naik turun bukit, lembah dan menembus kebun sawit dan karet yang maha luas sepanjang 100 km tersebut. “Nilai total investasi PLN dengan GI sekitar Rp 600 miliar. PLN membangun negeri dengan menyediakan dan menyalurkan energi listrik untuk masyarakat dan Industri. Melihat cara dan strategi kerjanya juga luar biasa,” tutupnya.
Reporter: JO
Editor: MALIN MARAJO

Facebook Comments

BACA JUGA:  Sambut HUT ke-74, Pemkab Pasaman Gelar Makan Bajamba Dihalaman Kantor Bupati
loading...