Hasil Pleno KPU, Syarat Bacalon Independen Pilkada Solok TMS 9.071 Dukungan

KPU
KPU Kabupaten Solok melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan bakal pasangan calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar serta Bupati dan Wakil Bupati Solok, Senin (20 Juli 2020).

Beritanda1  – Pasangan bakal calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Solok jalur perseorangan, Hendra Saputra-Maiyuzil, harus memperbaiki dukungannya sebanyak 18.142 dukungan untuk bisa berlaga pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember 2020.

 

Alasannya, syarat dukungannya pasangan balon Cabup-Cawabup Solok jalur independen ini dinyatakan  Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 9.071 dukungan.

Hal tersebut diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan bakal pasangan calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar serta Bupati dan Wakil Bupati Solok, Senin (20 Juli 2020).

” Ada sebanyak  9.071 syarat dukungan untuk bakal calon Bupati Solok dan Wakil Bupati jalur Independen, dinyatakan  tidak memenuhi syarat (TMS),” kata Komisionir Data dan Informasi KPU Kabupaten Solok, Selasa (21 Juli 2020) di Kotobaru.

Disampaikan Jons Manedi, ada delapan kriteria dalam verifikasi dukungan terhadap calon perseorangan. Yang dominan dalam hasil verifikasi, yakni masyarakat yang namanya masuk dalam berkas dukungan yang diajukan, tetapi menyatakan tidak memberikan dukungan terhadap bakal calon yang diverifikasi.

“Banyak masyarakat mengaku tidak memberikan dukungan dan itu dikuatkan dengan penandatanganan berita acara lampiran B.A 5/KWK,” jelasnya.

Didampingi Vivin Zuliagusmita, Komisionir Bidang Sosialisasi, Jons Manedi mengulas, selain faktor tersebut, penyebab dukungan dinyatakan TMS juga lantaran dokumen kependudukan yang diserahkan oleh paslon tidak sesuai dengan dokumen yang dimiliki oleh pendukung. Tidak sesuai data KK dan KTP yang disampaikan.

“Verifikator di lapangan juga banyak menemukan adanya data dukungan yang berasal dari kalangan PNS dan TNI-Polri,” terangnya.

Sesuai hasil pleno, dukungan awal yang lolos verifikasi administrasi di KPU sebanyak 23.707. Setelah diverifikasi, hanya 14.723 dukungan yang Memenuhi Syarat (MS).Sedangkan  jumlah pendukung yang tidak bisa ditemui oleh verifikator sebanyak  5.832 orang,  selebihnya TMS dan tidak bisa ditemui.

BACA JUGA:  Reses, Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar Jeput Aspirasi Masyarakat

Dijelaskan, syarat minimal untuk bisa mendaftar sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Solok dari jalur independen sebanyak 23.962 KTP. Karena terjadi TMS sebanyak 9.071” Karena itu kandidat harus bisa mengumpulkan 18.142 dukungan dalam masa perbaikan” jelas Jons Manedi.

Sesuai dengan PKPU, jelas dia, kandidat  masih bisa melakukan penambahan dukungan di masa perbaikan dengan jumlah dukungan yang harus diakukan adalah dua kali kebutuhan.  “Penyerahan syarat dukungan perbaikan dilakukan  tanggal 25 sampai 27 Juli 2020 dan verifikasi faktual perbaikan dilakukan pada 8 sampai 16 Agust 2020,” tutupnya.

Reporter: Melatisan 

Editor   : Melatisan

Facebook Comments

loading...