Harga TBS Sawit Anjlok , DPRD Pessel Gelar Hearing Bersama Dinas Terkait dan Masyarakat

Wakil Ketua I DPRD Pessel Aprial Habbas didampingi Wakil Ketua II herpi Damson saat membuka Hearing untuk mendengar pendapat sejumlah petani Sawit di Pessel. OKIS ROCKIN

PAINAN—Harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani Sawit Kabupaten Pesisir Selatan  terus mengalami penurunan. Petani hanya bisa bisa menjual dengan harga Rp600, dari pekan sebelumnya Rp800. Kondisi ini akhirnya mendapat respon positif dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk menggelar Hearing bersama dinas terkait dan sejumlah petani Sawit di daerah setempat, Senin (15/7).

Pertemuan tersebut, dipimpin langsung Wakil Ketua I Aprial Habbas (Buya Piyai), Wakil Ketua II Herpi Damson (Epi Kampai), anggota DPRD dari berbagai komisi, Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Pessel Raflenofa Yulanda, serta dihadiri oleh Asisten II Pemkab Pessel Mimi Rianty, Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Nuzirwan, Kadis Penanaman Modal, Perizinan Satu Pintu Suardi, Kadis Pendapatan Daerah Dasrianto, Kabag Perekonomian Rosdi, Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Azral, dan sejumlah perangkat daerah lainnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua I DPRD Pessel, Aprial Habbas menyebutkan, hearing digelar untuk mencarikan solusi agar perusahaan kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Pesisir Selatan mematuhi harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang sudah ditetapkan Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Provinsi Sumbar. Di mana pada 2018, tim sudah menetapkan harga TBS pada kisaran Rp1.744 per kilogram. Sementara itu, perusahaan membeli dari suplayer  Rp1.400. Sedangkan di tingkat petani suplayer membeli ke petani dengan kisaran harga Rp1.110 sampai  Rp1.200 per kilogram.

“Untuk menyikapi anjloknya harga TBS kelapa sawit di Pessel, maka DPRD sudah melakukan rapat dengar pendapat (hearing) bersama dinas terkait dan sejumlah petani Sawit. Dalam waktu dekat pihak kami bakal memanggil pihak perusahaan agar harga Sawit kembali normal di Pessel,” ujar Aprial Habbas.

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPRD Kota Solok Efriyon Coneng Dukung Kebangkitan STAI SNI

Sementara Wakil Ketua II DPRD Pessel, Herpi Damson berharap, seluruh perusahaan Sawit yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan wajib mematuhi harga TBS yang sudah ditetapkan oleh Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Sumbar.

“Setidaknya PKS bisa membeli harga Sawit di Pessel pada angka diatas Rp1000 per kilogram, termasuk juga harga komoditas lainnya seperti Karet dan Gambir, hal ini sudah diterapkan oleh daerah Bengkulu Tengah. Nanti akan kami buat semacam Perda yang bakal diperkuat oleh Perbup,” ucapnya.

Senada Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Nuzirwan, mengatakan, untuk menstabilkan harga TBS di Pesisir Selatan, pihaknya menggelar rapat koordinasi seminggu dua kali bersama Pemprov Sumbar. Namun, komitmen dan ketetapan harga yang sudah disepakati sebelumnya tidak sesuai dengan fakta lapangan. Pihaknya mencatat, untuk luas lahan Sawit Inti (PT Incasi Raya) seluas 26.672,62 hektar, sementara Plasma 764, 650 hektar dan milik rakyat sekitar 80 ribu hektar. Sedangkan, jumlah perusahaan kelapa sawit (PKS) yang ada di Pessel sebanyak 4 perusahaan, yakni 3 milik PT Incasi Raya dan 1 PT Kemilau.

“Jika kita kalkulasikan dengan luas lahan sawit milik rakyat seluas 80 hektar tersebut, maka satu perusahaan hanya mampu mengolah sawit rakyat sekitar 15 ribu hektar. Sehingga memang sangat dibutuhkan penambahan perusahaan Sawit di Pessel,” katanya.

Ia menambahkan, terkait anjloknya harga Sawit di Pessel pihaknya sering menyampaikan ke perusahaan agar membeli TBS dengan harga yang sudah ditetapkan oleh provinsi agar kestabilan harga tetap terjaga. Namun, upaya tersebut tak pernah terlaksana hingga saat ini.

“Peraturan tersebut harus dipedomani oleh seluruh perusahaan Sawit yang ada di Pessel. Sebab, harga saat ini tidak wajar dengan pengeluaran para petani yang cukup besar. Kami terus berupaya memperjuangkan harga TBS ini stabil di pasaran,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pemuda Tanjung Beringin Utara Kembangkan Sepakbola, Turnamen Tanbertara Cup 2019 di Geber 

 

Reporter : OKIS ROCKIN

Editor : MALIN MARAJO

Facebook Comments

loading...