Hadiri Sidang Paripurna DPRD, Bupati Dharmasraya Sampaikan LKPJ 2019

196
Bupati Sutan Riska saat menyampaikan LKPj tahun 2019 pada sidang paripurna
Bupati Sutan Riska saat menyampaikan LKPj tahun 2019 pada sidang paripurna

Beritanda1 –  Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan sampaikan nota penjelasan atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2019, dalam rapat paripurna

DPRD Dharmasraya melakukan sidang Paripurna dengan agenda mendengarkan nota penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2019 yang disampaikan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Selasa (24/3).

Sidang paripurna yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto.SH, didampingi Wakil Ketua Benny Ridwan, para anggota dewan, Sekda H Adlisman. S.Sos. M. Si, Kapolres diwakili Kabag Sumda Kompol Nasrul Efendi, pihak Perbankan, Kepala dinas, kepala kantor, serta seluruh instansi berada dilingkungan Pemkab Dharmasraya.

Pada APBD Dharmasraya tahun 2019, target pendapatan daerah sebanyak Rp 1.064.900.986.783 (Satu Triliun lebih) dengan realisasi sebesar Rp 1.019.358.071.248,49 (Satu Triliun lebih) sebanyak 95,72 persen.

Adapun PAD dari rencana penerimaan sebesar Rp 100 milyar lebih, terealisasi sebesar Rp78 milyar lebih, dengan besaran sebanyak 78, 75 persen.

Kemudian pencapaian pajak di bawah 59 persen terdapat pada pajak hiburan, 15,95 persen, pajak penerangan jalan dihasilkan sendiri  5,58 persen, pajak sarang burung walet 4,80 persen, ajak mineral bukan logam dan batuan 16,23 persen, retribusi pemakaian kekayaan daerah 39,94 persen, retribusi tempat pelelangan 26,23 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada penerimaan jasa giro 30,52 persen, bunga deposito 49,41 persen.

Selanjutnya pendapatan denda atas keterlambatan pelaksanaan pekerjaan 22,66 persen, serta lain-lain PAD yang sah terdapat pada pendapatan dana kapitasi JKN sebesar 9,89 persen.

BACA JUGA:  Positif Covid-19, Mantan Wakil Walikota Padang Panjang dan Istri Jalani Isolasi

Adapun belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp536.092.919.025,75 (Limaratus Tiga Puluh Enam Milyar lebih). Sedangkan belanja langsung sebesar Rp549.896.858.833,25 (Lima Ratus Empat Puluh Sembilan Milyar lebih).

Reporter: S Hanif

 

Facebook Comments

loading...