Beranda Hukum Gerak Cepat, Tersangka Pembunuhan di Hotel Holiday Berhasil Ditangkap Polresta Pekanbaru

Gerak Cepat, Tersangka Pembunuhan di Hotel Holiday Berhasil Ditangkap Polresta Pekanbaru

Tersangka
Kapolresta Pekanbari memebri keterangan pers terkait penangkapan tersangka pembunuhan di hotel Holiday jalan Tanjung Datuk Pekanbaru

Beritanda1– Tersangka kasus pembunuhan  di kamar 241 Hotel Holiday, Jalan Tanjung Datuk Komplek Mahkota Nomor 8 G, Kelurahan Tanjung Hulu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, berhaisl digiring  petugas ke Polres Kota Pekanbaru, Riau.

Tersangka berinisial LS (36) ditangkap  petugas yang melakukan penyelidikan dengan gerak cepat, hingga diketahui keberadaan pelaku  di Jln. Guru Sulaiman Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Jum’at,(15/10/2021).

“ Penangkapan tersangka pembunuhan  di Hotel Holiday Jalan Tanjung Datuk Komplek Mahkota, bermula ketika Tim Opsnal mendapat informasi dari pihak Hotel, Kamis,(14/10/2021) sekira pukul 14:30 WIB, petugas kita langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan  peristiwa pembunuhan di salah satu kamar hotel tersebut,” ungkap Kapolres Kota Pekanbaru, Kombes Pol. Dr. Pria Budi, SIK, MH dalam konferensi persnya di di Aula Mako Polsek Limapuluh, Jumat (15/10/20210.

Mendengar informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Lima Puluh melakukan Lidik TKP hingga mendapatkan informasi dan petunjuk tentang dugaan pelaku.

Disampaikan Kapolresta Pekanbaru, sekitar pukul 17:00 WIB, Tim Opsnal berhasil mengamankan seorang pria berinisial LS (36) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan di Jln. Guru Sulaiman Kel. Padang Bulan Kec. Payung Sekaki Pekanbaru,” kata Kapolresta Pekanbaru.

Didampingi  Kapolsek Lima Puluh AKP. Stevie. A.R, SH, MM, M.Si,MH, Forensik Polda Riau Kompol. Suprianto serta Paur Humas Polresta Pekanbaru Ipda Syafriwandi, Kapolresta Pekanbaru menjelaskan kronologis terjadinya dugaan pembunuhan, bermula ketika pelaku  berinisial LS melakukan Cek-in bersama korban berinisial F (46) di Hotel Holiday tepatnya di kamar 241, pada  Rabu (14/10/2021).

Keesokan harinya, terang Kombes  Pria Budi, pelaku sudah cek-out terlebih dahulu. Pihak hotel yang menunggu korban yang tak kunjung cek-out, langsung mengetuk kamar yang terkunci.

BACA JUGA:  Miliki Shabu, Seorang Sopir di Sungai Nanam Ditangkap Satres Narkoba Polres Solok

“ Tetapi korban tidak kunjung keluar, sehingga pihak hotel langsung membuka kamar dengan menggunakan kunci cadangan dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan tanpa busana,” terangnya.

Motif pelaku melakukan tindakannya, ulas Kapolresta Pekanbaru,  karena pelaku merasa telah diracuni korban melalui air mineral hingga muntah darah, namun korban tidak mengakuinya.

“Motif tersangka membunuh korban dikarenakan sakit hati terhadap korban, Pelaku sempat cekcok bersama korban karena pelaku merasa bahwa korban telah meracuninya. Namun korban tidak mengakui, sehingga pelaku mencekik korban, memukul dan menjerat leher korban dengan menggunakan tali tas milik pelaku,” ungkap Kombes  Pria Budi.

Dari hasil keterangan Forensik Polda Riau, Kompol Suprianto menjelaskan,  terdapat beberapa titik luka lebam di tubuh korban.

“Yang pertama adanya kekerasan tubuh pada daerah kepala. Kedua adanya kekerasan tubuh pada daerah leher dan yang ketiga adanya kekerasan tubuh pada daerah dada dan perut. Sesuai dengan polanya, diyakini adanya juga pembekaman pada daerah mulut agar korban tidak berteriak, namun yang membuat korban meninggal itu didaerah leher, karena ada gangguan gejala napas sehingga timbulnya asfiksia atau mati lemas,” ungkapnya.

Dari tersangka LS, ditemukan barang bukti berupa satu  buah tas merek Kuchen and Back 1980, satu helai handuk berwarna putih, satu  lembar surat registrasi Hotel Holiday, satu helai celana jeans warna hitam, satu  helai baju kemeja bercorak, satu  helai jilbab kain warna abu-abu, satu  helai celana dalam warna coklat, satu  helai Bra warna pink, satu  pasang sendal jepit warna cream, satu lembar sarung bantal yang berlumuran darah.

“ Atas perbuatannya, tersangka di jerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun penjara,” ulas Kapolresta Pekanbaru.

BACA JUGA:  Dicurigai Pelaku Penculikan Anak, Warga Koto Gadang Guguak Amankan Pria Tanpa Identitas

Reporter:  Dino Aritaba

 

 

Artikel sebelumyaPelaku Narkoba di Desa Teratak Buluh Ditangkap Polisi
Artikel berikutnyaTurun Ke Dapil, Rezka Oktoberia Kembali  Gelar  Vaksinasi Massal Covid-19